-->

"Jelajahi perpustakaan: literasi, pengetahuan, dan rekomendasi bacaan tanpa batas!"

Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi ruang tumbuhnya ide, karakter, dan masa depan. Setiap halaman yang dibaca adalah langkah kecil menuju perubahan besar dalam hidup seseorang.

Daftar Nomor DDC Buku Mata Pelajaran SD, SMP, dan SMA Lengkap + Panduan Klasifikasi Perpustakaan

 


Menentukan nomor klasifikasi buku pelajaran merupakan salah satu pekerjaan penting dalam pengelolaan perpustakaan sekolah. Buku yang datang ke perpustakaan tidak cukup hanya dicatat dalam buku inventaris. Agar dapat ditemukan dan ditata dengan mudah, setiap buku perlu ditempatkan berdasarkan subjek atau bidang ilmu yang dibahas.

Salah satu sistem klasifikasi yang banyak dikenal dan digunakan dalam perpustakaan adalah Dewey Decimal Classification (DDC).

Bagi pustakawan atau pengelola perpustakaan sekolah, menentukan nomor DDC terkadang membingungkan, terutama untuk buku pelajaran. Hal ini terjadi karena nama mata pelajaran di sekolah tidak selalu sama dengan struktur ilmu pengetahuan dalam DDC.

Contohnya, Pendidikan Pancasila merupakan mata pelajaran sekolah, tetapi DDC tidak memiliki satu kelas khusus bernama "Pendidikan Pancasila". Demikian pula IPAS pada jenjang SD merupakan mata pelajaran terpadu, sedangkan DDC mengelompokkan ilmu pengetahuan berdasarkan bidang subjeknya.

Karena itu, klasifikasi buku pelajaran sebaiknya dilakukan dengan memahami terlebih dahulu isi dan subjek utama buku, kemudian menentukan nomor DDC yang paling sesuai.

Artikel ini membahas panduan praktis nomor DDC untuk buku mata pelajaran dari SD, SMP, hingga SMA, meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPAS, IPA, IPS, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, PJOK, Seni, Informatika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan mata pelajaran lainnya.

Apa Itu DDC?

DDC adalah singkatan dari Dewey Decimal Classification, yaitu sistem klasifikasi perpustakaan yang mengelompokkan pengetahuan ke dalam sepuluh kelas utama.

Sepuluh kelas utama tersebut adalah:

DDCKelompok Ilmu
000Karya umum, informasi, komputer
100Filsafat dan psikologi
200Agama
300Ilmu sosial
400Bahasa
500Ilmu pengetahuan alam dan matematika
600Teknologi dan ilmu terapan
700Seni dan rekreasi
800Sastra
900Sejarah dan geografi

Struktur tersebut merupakan tingkatan dasar DDC. Masing-masing kelas kemudian dapat dibagi lagi menjadi subkelas yang lebih spesifik.

Dalam praktik klasifikasi, pustakawan tidak seharusnya hanya melihat nama mata pelajaran. Isi buku perlu dianalisis terlebih dahulu.

Perpusnas menjelaskan bahwa klasifikasi dilakukan dengan menganalisis isi bahan pustaka dan menentukan notasi yang mewakili subjek bahan pustaka. Karena itu, analisis subjek menjadi dasar sebelum menentukan nomor klasifikasi.

Prinsip Utama: DDC Mengikuti Subjek Buku

Ini adalah hal yang paling penting dipahami ketika mengklasifikasikan buku pelajaran.

DDC bukan kode mata pelajaran sekolah.

DDC merupakan sistem untuk mengelompokkan subjek atau bidang pengetahuan.

Sebagai contoh:

Buku Matematika SD

Subjeknya adalah matematika.

510

Buku Bahasa Indonesia SD

Subjeknya adalah bahasa Indonesia.

499.221

Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Subjek utamanya adalah Islam.

297

Buku PJOK

Jika isi utamanya olahraga dan aktivitas jasmani:

796

Buku Biologi SMA

Subjeknya biologi.

570

Jadi, nomor DDC tetap mengikuti subjek meskipun jenjang sekolahnya berbeda.

NOMOR DDC BUKU MATA PELAJARAN SD

1. Bahasa Indonesia SD

Untuk buku pelajaran Bahasa Indonesia, nomor yang dapat digunakan sebagai dasar klasifikasi adalah:

499.221 – Bahasa Indonesia

Contoh:

KoleksiDDC
Bahasa Indonesia Kelas I SD499.221
Bahasa Indonesia Kelas II SD499.221
Bahasa Indonesia Kelas III SD499.221
Bahasa Indonesia Kelas IV SD499.221
Bahasa Indonesia Kelas V SD499.221
Bahasa Indonesia Kelas VI SD499.221

Untuk pengolahan yang lebih mendalam, nomor dapat dikembangkan berdasarkan subjek tertentu seperti tata bahasa, keterampilan berbahasa, atau sastra.

Perpusnas juga menerbitkan Pedoman Klasifikasi Bahasa dan Kesusastraan Indonesia Menurut DDC Edisi 23 sebagai rujukan khusus bidang bahasa dan sastra Indonesia.

2. Matematika SD

Matematika berada pada kelas:

510 – Matematika

Contoh:

KoleksiDDC
Matematika Kelas I510
Matematika Kelas II510
Matematika Kelas III510
Matematika Kelas IV510
Matematika Kelas V510
Matematika Kelas VI510

Jika isi buku sangat spesifik, klasifikasi dapat diperinci, misalnya:

  • 513 – Aritmetika

  • 516 – Geometri

  • 519 – Probabilitas dan statistika

Namun untuk buku teks Matematika SD secara umum, 510 merupakan nomor praktis.

3. IPAS SD

IPAS menjadi salah satu mata pelajaran yang perlu diperhatikan karena menggabungkan Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

Tidak semua buku IPAS harus langsung diberi nomor 500.

Lihat isi buku.

Jika dominan membahas:

  • tumbuhan

  • hewan

  • tubuh manusia

  • energi

  • gaya

  • materi

  • lingkungan

maka dapat diarahkan ke kelompok 500.

Jika dominan membahas:

  • masyarakat

  • ekonomi

  • sejarah

  • kehidupan sosial

  • budaya

  • pemerintahan

maka dapat diarahkan ke kelompok 300 atau 900, sesuai subjek yang paling dominan.

Contoh:

IPAS tentang makhluk hidup

→ kelompok 570–590

IPAS tentang tumbuhan

580

IPAS tentang hewan

590

IPAS tentang kehidupan masyarakat

→ kelompok 300

Prinsipnya:

Klasifikasikan berdasarkan isi utama, bukan hanya karena judulnya IPAS.

4. Pendidikan Pancasila SD

Pendidikan Pancasila dapat ditempatkan pada kelompok:

320 – Politik dan kewarganegaraan

Untuk pengelolaan koleksi buku pelajaran SD secara praktis:

KoleksiDDC
Pendidikan Pancasila Kelas I320
Pendidikan Pancasila Kelas II320
Pendidikan Pancasila Kelas III320
Pendidikan Pancasila Kelas IV320
Pendidikan Pancasila Kelas V320
Pendidikan Pancasila Kelas VI320

Jika isi buku tertentu lebih dominan membahas hukum, pendidikan, sejarah, atau bidang lain, pustakawan dapat melakukan analisis subjek lebih lanjut.

5. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD

Untuk buku pelajaran:

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

nomor praktisnya:

297 – Islam

Contoh:

KoleksiDDC
PAI Kelas I297
PAI Kelas II297
PAI Kelas III297
PAI Kelas IV297
PAI Kelas V297
PAI Kelas VI297

Jika bukunya secara khusus membahas Al-Qur'an, hadis, fikih, akidah-akhlak, atau sejarah Islam, nomor dapat dibuat lebih spesifik berdasarkan subjek.

6. Pendidikan Agama Kristen

Buku Pendidikan Agama Kristen berada pada kelompok:

230 – Kekristenan

Untuk buku teks umum:

230

Jika membutuhkan klasifikasi lebih mendalam, dapat menggunakan nomor yang lebih spesifik sesuai isi.

7. Pendidikan Agama Katolik

Untuk buku Pendidikan Agama Katolik:

282 – Gereja Katolik

Buku teks umum dapat menggunakan 282, sedangkan koleksi yang lebih spesifik dapat dikembangkan sesuai isi.

8. PJOK SD

Untuk buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan yang berfokus pada aktivitas olahraga:

796 – Olahraga

Contoh:

KoleksiDDC
PJOK Kelas I796
PJOK Kelas II796
PJOK Kelas III796
PJOK Kelas IV796
PJOK Kelas V796
PJOK Kelas VI796

Untuk olahraga tertentu:

OlahragaDDC
Sepak bola796.334
Bola basket796.323
Bola voli796.325
Bulutangkis796.34
Atletik796.42
Senam796.44
Renang797.2

Jika buku PJOK lebih banyak membahas kesehatan atau kebugaran daripada olahraga, analisis subjek perlu dilakukan sebelum menetapkan nomor.

9. Seni Budaya SD

Seni berada pada kelompok 700.

Contoh:

SubjekDDC
Seni secara umum700
Menggambar741
Seni lukis750
Musik780
Lagu782
Drama792
Tari793.3

Untuk buku Seni Budaya yang mencakup beberapa cabang seni sekaligus, 700 dapat digunakan sebagai nomor praktis jika tidak ada satu subjek yang dominan.

10. Bahasa Inggris SD

Bahasa Inggris berada pada:

420 – Bahasa Inggris

Contoh:

Bahasa Inggris Kelas IV → 420

Untuk kamus:

423 – Kamus Bahasa Inggris

Untuk tata bahasa:

425 – Tata Bahasa Inggris

NOMOR DDC BUKU MATA PELAJARAN SMP

Pada jenjang SMP, mata pelajaran mulai lebih terpisah sehingga penentuan DDC biasanya lebih mudah.

Bahasa Indonesia SMP

499.221

Berlaku untuk buku pelajaran Bahasa Indonesia secara umum.

Bahasa Inggris SMP

420

Matematika SMP

510

IPA SMP

IPA dapat diarahkan berdasarkan isi:

  • IPA umum → 500

  • Biologi → 570

  • Fisika → 530

  • Kimia → 540

  • Ilmu bumi → 550

Untuk buku IPA terpadu SMP, 500 dapat menjadi pilihan praktis apabila tidak ada subjek yang sangat dominan.

IPS SMP

IPS juga merupakan mata pelajaran terpadu.

Isi dapat mencakup:

  • geografi

  • sejarah

  • ekonomi

  • sosiologi

Karena itu, pustakawan perlu melihat isi buku.

Jika buku IPS terpadu → dapat menggunakan 300 sebagai klasifikasi praktis.

Jika dominan geografi → 910

Jika dominan sejarah → 900

Jika dominan ekonomi → 330

Jika dominan sosiologi → 301

Pendidikan Pancasila SMP

320

Pendidikan Agama Islam SMP

297

PJOK SMP

796

Informatika SMP

Untuk buku Informatika/komputer:

004

Jika isi buku berfokus pada bidang komputer tertentu, nomor dapat dikembangkan lebih spesifik.

NOMOR DDC BUKU MATA PELAJARAN SMA

Pada SMA, klasifikasi dapat dibuat lebih spesifik karena bidang ilmu sudah semakin jelas.

1. Bahasa Indonesia SMA

499.221

Untuk buku yang secara khusus membahas sastra Indonesia:

899.221

Perbedaan penting:

Bahasa Indonesia → 499.221

Sastra Indonesia → 899.221

2. Bahasa Inggris SMA

420

Jika buku berupa kamus Bahasa Inggris:

423

Jika membahas tata bahasa:

425

3. Matematika SMA

510

Materi tertentu dapat menggunakan nomor yang lebih spesifik.

Contohnya:

  • Aritmetika → 513

  • Geometri → 516

  • Statistika/probabilitas → 519

Untuk buku teks Matematika SMA secara umum:

510

4. Fisika SMA

Fisika:

530

Contoh materi:

  • mekanika

  • energi

  • gelombang

  • listrik

  • magnet

  • fisika modern

Buku teks Fisika SMA secara umum dapat menggunakan 530.

5. Kimia SMA

Kimia:

540

Contohnya:

  • atom

  • unsur

  • senyawa

  • reaksi kimia

  • larutan

  • kimia organik

Buku teks Kimia SMA secara umum:

540

6. Biologi SMA

Biologi:

570

Cabang yang lebih spesifik dapat diarahkan ke:

580 – Tumbuhan

590 – Hewan

Untuk buku Biologi SMA secara umum:

570

7. Geografi SMA

Geografi:

910

Buku Geografi Indonesia dapat diarahkan lebih spesifik sesuai wilayah dan pembahasan.

8. Sejarah SMA

Sejarah berada pada kelompok:

900

Untuk sejarah Indonesia:

959.8

Jika buku sejarah umum:

900

Jika membahas sejarah Indonesia:

959.8

9. Ekonomi SMA

Ekonomi:

330

Contoh:

  • ekonomi mikro

  • ekonomi makro

  • kegiatan ekonomi

  • pasar

  • uang

  • perdagangan

Buku pelajaran Ekonomi SMA secara umum:

330

10. Sosiologi SMA

Sosiologi:

301

Buku pelajaran Sosiologi SMA dapat ditempatkan pada:

301

Untuk subjek sosial tertentu, nomor dapat dikembangkan berdasarkan isi.

11. Pendidikan Pancasila SMA

Untuk buku Pendidikan Pancasila yang berfokus pada kewarganegaraan:

320

12. Pendidikan Agama Islam SMA

297

Jika buku khusus membahas bidang tertentu dalam Islam, klasifikasi dapat dibuat lebih spesifik.

13. PJOK SMA

796

Untuk buku olahraga tertentu dapat menggunakan nomor yang lebih spesifik.

14. Informatika SMA

Untuk komputer dan informatika secara umum:

004

Jika buku lebih khusus membahas pemrograman, jaringan, perangkat lunak, atau bidang komputer tertentu, klasifikasi dapat dibuat lebih spesifik sesuai isi.

TABEL MASTER DDC BUKU MATA PELAJARAN SD–SMA

Berikut tabel ringkas yang dapat digunakan sebagai lembar bantu pustakawan.

Mata PelajaranSDSMPSMADDC Praktis
Bahasa Indonesia499.221
Bahasa Inggris420
Matematika510
IPAS500/300 sesuai isi
IPA500
Biologi✓/terpadu570
Fisika✓/terpadu530
Kimia✓/terpadu540
IPS300
Geografi✓/terpadu910
Sejarah✓/terpadu900
Sejarah Indonesia959.8
Ekonomi✓/terpadu330
Sosiologi✓/terpadu301
Pendidikan Pancasila320
PAI dan Budi Pekerti297
Pendidikan Agama Kristen230
Pendidikan Agama Katolik282
PJOK796
Informatika004
Seni Budaya700
Musik780
Seni Tari793.3
Drama792
Sastra Indonesia899.221

Apakah DDC Buku SD, SMP, dan SMA Harus Berbeda?

Tidak.

Ini merupakan hal yang sering disalahpahami.

Jenjang sekolah tidak menentukan nomor DDC.

Misalnya:

Matematika SD → 510

Matematika SMP → 510

Matematika SMA → 510

Demikian juga:

Bahasa Indonesia SD → 499.221

Bahasa Indonesia SMP → 499.221

Bahasa Indonesia SMA → 499.221

Nomor tersebut sama karena subjeknya tetap sama.

Perbedaan jenjang dapat dicatat melalui data katalog, judul, pengarang, edisi, atau kode lain yang digunakan perpustakaan.

Bagaimana Menyusun Buku Pelajaran di Rak?

Pustakawan dapat menyusun buku berdasarkan nomor klasifikasi.

Contohnya:

Rak 400 – Bahasa

420 Bahasa Inggris
499.221 Bahasa Indonesia

Rak 500 – Matematika dan Sains

500 IPA umum
510 Matematika
530 Fisika
540 Kimia
570 Biologi
580 Tumbuhan
590 Hewan

Rak 300 – Sosial dan Kewarganegaraan

301 Sosiologi
320 Pendidikan Pancasila
330 Ekonomi

Rak 700 – Seni dan Olahraga

700 Seni
780 Musik
792 Drama
793.3 Tari
796 Olahraga/PJOK
797.2 Renang

Rak 900 – Sejarah dan Geografi

900 Sejarah
910 Geografi
920 Biografi
959.8 Sejarah Indonesia

Dengan susunan seperti ini, buku dengan subjek yang sama akan berada berdekatan.

Contoh Label Punggung Buku Pelajaran

Nomor DDC biasanya menjadi bagian pertama dari nomor panggil.

Misalnya:

Buku Matematika

510
KEM
M

Buku Bahasa Indonesia

499.221
KEM
B

Buku Pendidikan Pancasila

320
KEM
P

Buku PAI

297
KEM
P

Buku PJOK

796
KEM
P

Kode setelah nomor DDC dapat disesuaikan dengan kebijakan perpustakaan, misalnya menggunakan tiga huruf nama pengarang dan satu huruf awal judul.

Perlukah Kelas Buku Ditulis pada Label DDC?

Tidak harus.

DDC digunakan untuk menunjukkan subjek.

Jika pustakawan ingin membedakan buku berdasarkan jenjang, kelas dapat dimasukkan dalam kode tambahan sesuai kebijakan internal.

Contohnya, perpustakaan dapat menggunakan:

510
KEM
M
IV

untuk buku Matematika Kelas IV.

Namun, kode IV tersebut bukan bagian dari DDC. Itu hanya kode tambahan yang dibuat oleh perpustakaan.

Hal ini penting agar pustakawan tidak mencampuradukkan nomor klasifikasi DDC dengan kode internal perpustakaan.

Bagaimana Jika Satu Buku Membahas Banyak Subjek?

Inilah alasan mengapa analisis isi sangat penting.

Misalnya buku IPAS membahas:

  • tumbuhan

  • hewan

  • energi

  • masyarakat

  • ekonomi

  • sejarah

Pustakawan perlu melihat apakah terdapat satu subjek utama yang lebih dominan.

Jika tidak ada subjek yang dominan dan buku memang dirancang sebagai buku terpadu, nomor yang lebih umum dapat dipilih sesuai kebijakan klasifikasi.

Untuk perpustakaan SD dengan koleksi terbatas, pendekatan praktis dan konsisten biasanya lebih mudah diterapkan daripada membuat klasifikasi yang terlalu kompleks.

Klasifikasi Sederhana untuk Perpustakaan Sekolah

Perpustakaan sekolah tidak selalu membutuhkan klasifikasi yang sangat rumit.

Perpusnas menjelaskan adanya klasifikasi sederhana dan kompleks. Klasifikasi sederhana menggunakan notasi yang lebih umum, sedangkan klasifikasi kompleks memberikan penggambaran subjek yang lebih spesifik.

Untuk perpustakaan sekolah dengan jumlah koleksi terbatas, penggunaan nomor yang sederhana dapat membantu pengelolaan koleksi selama dilakukan secara konsisten.

Contohnya:

PAI → 297

Pendidikan Pancasila → 320

Matematika → 510

PJOK → 796

Bahasa Indonesia → 499.221

Pustakawan tidak harus membuat nomor yang sangat panjang apabila tingkat kedalaman tersebut belum diperlukan.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari

1. Menggunakan kelas sekolah sebagai nomor DDC

Misalnya:

Matematika Kelas IV diberi 004 hanya karena kelas IV.

Ini tidak tepat.

DDC tidak menunjukkan tingkat kelas siswa.

2. Semua buku pendidikan diberi 370

370 memang merupakan kelas pendidikan, tetapi buku yang digunakan dalam pendidikan belum tentu memiliki subjek pendidikan.

Buku Matematika tetap merupakan buku matematika.

Buku Bahasa Indonesia tetap merupakan buku bahasa.

3. Semua IPAS diberi 500

IPAS perlu dilihat isinya karena mengandung unsur sains dan sosial.

4. Mengubah nomor DDC setiap naik kelas

Buku Matematika kelas IV dan kelas V tetap berada pada kelompok matematika.

Kelas siswa bukan dasar utama nomor DDC.

5. Menentukan DDC hanya dari sampul

Sebaiknya periksa:

  • halaman judul

  • daftar isi

  • kata pengantar

  • isi buku

  • subjek utama

Dengan demikian nomor yang dipilih lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Checklist Cepat Pustakawan Saat Mengklasifikasikan Buku Pelajaran

Sebelum memberikan nomor DDC, lakukan pemeriksaan berikut:

1. Apa judul bukunya?

2. Apa mata pelajarannya?

3. Apa isi utama buku?

4. Apakah buku membahas satu bidang atau beberapa bidang?

5. Apa subjek yang paling dominan?

6. Apakah tersedia nomor DDC yang lebih spesifik?

7. Apakah perpustakaan menggunakan klasifikasi sederhana atau kompleks?

8. Apakah nomor tersebut sudah digunakan untuk koleksi sejenis?

9. Apakah penulisan nomor DDC konsisten dengan buku lain?

Setelah itu, nomor klasifikasi dapat dicatat pada data koleksi dan label punggung buku.

Kesimpulan

Klasifikasi buku mata pelajaran SD, SMP, dan SMA menggunakan DDC pada dasarnya mengikuti subjek atau bidang ilmu yang dibahas, bukan tingkat kelas siswa.

Beberapa nomor yang paling sering digunakan dalam pengolahan buku pelajaran sekolah antara lain:

Bahasa Indonesia → 499.221

Bahasa Inggris → 420

Matematika → 510

IPA → 500

Fisika → 530

Kimia → 540

Biologi → 570

Pendidikan Pancasila → 320

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti → 297

Pendidikan Agama Kristen → 230

Pendidikan Agama Katolik → 282

Ekonomi → 330

Sosiologi → 301

Geografi → 910

Sejarah → 900

Sejarah Indonesia → 959.8

PJOK/Olahraga → 796

Informatika/Komputer → 004

Seni → 700

Musik → 780

Sastra Indonesia → 899.221

Daftar tersebut dapat digunakan sebagai panduan praktis awal bagi pustakawan dan pengelola perpustakaan sekolah. Namun, untuk pengolahan katalog yang membutuhkan tingkat ketepatan tinggi, nomor klasifikasi tetap perlu diverifikasi menggunakan DDC edisi yang digunakan oleh perpustakaan serta pedoman klasifikasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Hal yang paling penting bukan sekadar menghafalkan angka, tetapi memahami prinsip bahwa nomor klasifikasi harus mewakili subjek koleksi.

Dengan prinsip tersebut, pengelolaan buku pelajaran dari SD hingga SMA akan menjadi lebih teratur, konsisten, dan mudah digunakan oleh pustakawan maupun pemustaka.


Referensi


Labels: Klasifikasi

Thanks for reading Daftar Nomor DDC Buku Mata Pelajaran SD, SMP, dan SMA Lengkap + Panduan Klasifikasi Perpustakaan. Please share...!

0 Komentar untuk "Daftar Nomor DDC Buku Mata Pelajaran SD, SMP, dan SMA Lengkap + Panduan Klasifikasi Perpustakaan"

Back To Top