20 Buku yang Paling Sering Dipinjam di Perpustakaan SD Tahun 2026
Perpustakaan sekolah dasar memiliki peran penting dalam membangun budaya membaca sejak usia dini. Kehadiran berbagai jenis buku yang menarik membuat siswa lebih mudah mengenal dunia ilmu pengetahuan, sastra, budaya, hingga nilai-nilai kehidupan. Tahun 2026 menunjukkan bahwa minat baca anak sekolah dasar semakin beragam. Mereka tidak hanya tertarik pada buku pelajaran, tetapi juga menyukai cerita bergambar, komik edukasi, ensiklopedia, cerita rakyat, hingga novel anak.
Buku yang sering dipinjam umumnya memiliki bahasa sederhana, ilustrasi menarik, serta isi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Guru dan pustakawan juga memiliki peran besar dalam mengenalkan koleksi-koleksi terbaik kepada peserta didik melalui kegiatan literasi, membaca bersama, pojok baca kelas, maupun program kunjungan perpustakaan.
Daftar berikut bukan merupakan peringkat resmi secara nasional, melainkan rangkuman berbagai jenis buku yang paling banyak diminati siswa sekolah dasar berdasarkan tren peminjaman di perpustakaan sekolah, rekomendasi pustakawan, penerbit buku anak, dan program Gerakan Literasi Sekolah sepanjang tahun 2026.
1. Seri Cerita Rakyat Nusantara
Cerita rakyat Indonesia tetap menjadi koleksi yang tidak pernah kehilangan peminat. Kisah seperti Malin Kundang, Timun Mas, Bawang Merah Bawang Putih, Sangkuriang, Danau Toba, hingga Roro Jonggrang selalu menarik perhatian siswa.
Selain menghibur, cerita rakyat mengajarkan kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, menghormati orang tua, serta mencintai budaya bangsa. Banyak guru menggunakan cerita rakyat sebagai bahan pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga frekuensi peminjamannya cukup tinggi.
2. Seri Komik Sains Anak
Komik sains menjadi favorit karena mampu menjelaskan konsep IPA dengan cara sederhana dan menyenangkan. Materi mengenai tubuh manusia, tata surya, hewan, tumbuhan, energi, maupun teknologi dikemas melalui cerita bergambar yang mudah dipahami.
Anak-anak merasa belajar tanpa terbebani karena setiap halaman dipenuhi ilustrasi berwarna dan dialog yang menarik.
3. Ensiklopedia Hewan
Buku ensiklopedia hewan selalu menjadi incaran siswa kelas rendah maupun kelas tinggi. Mereka tertarik mempelajari kehidupan mamalia, reptil, burung, ikan, hingga serangga.
Ilustrasi berwarna dan fakta-fakta unik membuat siswa betah membaca dalam waktu lama. Buku ini juga sering dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas sekolah.
4. Seri Aku Bisa Membaca
Buku bacaan bertingkat masih menjadi pilihan utama siswa kelas 1 dan kelas 2 SD. Kalimat pendek, huruf besar, serta gambar yang menarik membantu anak belajar membaca dengan percaya diri.
Guru kelas awal sering merekomendasikan buku jenis ini kepada siswa yang sedang meningkatkan kemampuan literasinya.
5. Komik Pendidikan Karakter
Komik bertema kejujuran, disiplin, kerja sama, tanggung jawab, kepedulian, serta persahabatan semakin banyak diminati.
Cerita sederhana membuat pesan moral lebih mudah dipahami dibandingkan penjelasan panjang dalam buku teks.
6. Novel Anak Karya Penulis Indonesia
Novel anak dengan tokoh sebaya memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan. Cerita tentang persahabatan, keluarga, sekolah, dan petualangan mampu membangun empati serta imajinasi siswa.
Novel anak juga menjadi salah satu media untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman.
7. Atlas Indonesia dan Dunia
Atlas masih menjadi buku referensi favorit di perpustakaan sekolah. Siswa tertarik melihat peta provinsi, negara, gunung, sungai, hingga kekayaan alam Indonesia.
Ketika guru memberikan tugas IPS atau IPAS, atlas menjadi salah satu buku yang paling sering dipinjam.
8. Seri Dongeng Sebelum Tidur
Dongeng klasik seperti Kancil, Singa dan Tikus, Angsa Bertelur Emas, maupun cerita fabel lainnya tetap digemari.
Selain menghibur, dongeng membantu membangun karakter positif serta kemampuan berbahasa anak.
9. Ensiklopedia Luar Angkasa
Tema luar angkasa selalu memancing rasa ingin tahu siswa. Planet, bintang, galaksi, roket, hingga astronaut menjadi topik yang sangat menarik.
Buku ini sering dipilih karena ilustrasinya penuh warna dan menyajikan informasi yang mudah dipahami.
10. Buku Eksperimen Sains Sederhana
Anak-anak menyukai buku yang mengajak mereka melakukan percobaan sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah maupun sekolah.
Kegiatan eksperimen membuat pembelajaran terasa lebih nyata sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
11. Seri Kisah Nabi untuk Anak
Buku kisah para nabi tetap menjadi salah satu koleksi yang banyak dipinjam, terutama di sekolah yang memiliki program literasi keagamaan.
Cerita disajikan menggunakan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami siswa sekolah dasar. Nilai kejujuran, kesabaran, keberanian, dan keteguhan iman menjadi pelajaran penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
12. Komik Sejarah Indonesia
Belajar sejarah melalui komik membuat siswa lebih mudah memahami perjalanan bangsa Indonesia. Tokoh-tokoh pahlawan nasional, peristiwa penting, dan perjuangan kemerdekaan disajikan dalam bentuk ilustrasi menarik sehingga tidak membosankan.
Komik sejarah juga membantu guru menjelaskan materi IPS dengan lebih menyenangkan.
13. Buku Pengetahuan Umum Anak
Buku yang berisi fakta-fakta unik tentang dunia, teknologi, budaya, hewan, tumbuhan, hingga penemuan ilmiah menjadi favorit siswa yang memiliki rasa ingin tahu tinggi.
Jenis buku ini sering dipinjam untuk memperkaya wawasan di luar materi pelajaran sekolah.
14. Seri Cerita Islami Anak
Selain kisah nabi, cerita tentang adab, akhlak, berbagi, menghormati orang tua, serta menjaga kebersihan banyak diminati oleh siswa.
Cerita yang ringan dan penuh ilustrasi membuat anak lebih mudah memahami nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya.
15. Buku Kerajinan dan Keterampilan
Buku yang mengajarkan cara membuat origami, kolase, kerajinan dari barang bekas, atau proyek sederhana banyak dipinjam menjelang kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Selain meningkatkan kreativitas, buku ini membantu siswa belajar memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar.
16. Seri Petualangan Anak
Cerita petualangan selalu berhasil menarik perhatian pembaca usia sekolah dasar. Tokoh utama biasanya menghadapi tantangan, memecahkan masalah, dan belajar bekerja sama dengan teman-temannya.
Alur cerita yang seru membuat siswa terdorong menyelesaikan buku hingga halaman terakhir.
17. Ensiklopedia Dinosaurus
Dinosaurus masih menjadi topik yang sangat disukai anak-anak. Berbagai informasi mengenai jenis dinosaurus, ukuran tubuh, makanan, hingga penyebab kepunahannya membuat buku ini hampir selalu dipinjam.
Gambar berwarna berukuran besar menjadi daya tarik utama koleksi ini.
18. Buku Cerita Bergambar
Buku bergambar dengan kalimat singkat menjadi pilihan utama siswa kelas rendah. Ilustrasi yang menarik membantu mereka memahami isi cerita sekaligus meningkatkan kemampuan membaca.
Guru sering memanfaatkan buku ini dalam kegiatan membaca nyaring atau read aloud.
19. Kamus Bergambar Anak
Kamus bergambar membantu siswa mengenal kosakata baru dalam Bahasa Indonesia maupun bahasa asing.
Buku ini tidak hanya digunakan ketika belajar di kelas, tetapi juga sering dipinjam untuk dibaca di rumah bersama orang tua.
20. Buku Aktivitas Literasi
Buku aktivitas yang berisi teka-teki, permainan kata, mewarnai, membaca, hingga latihan berpikir logis menjadi penutup daftar buku yang paling diminati siswa pada tahun 2026.
Melalui aktivitas yang menyenangkan, anak belajar tanpa merasa sedang mengerjakan tugas.
Mengapa Buku-Buku Tersebut Menjadi Favorit?
Ada beberapa alasan mengapa buku-buku tersebut lebih sering dipinjam dibandingkan koleksi lainnya. Pertama, isi buku sesuai dengan usia perkembangan siswa sekolah dasar. Bahasa yang sederhana membuat mereka mudah memahami isi bacaan tanpa harus didampingi terus-menerus.
Kedua, ilustrasi yang menarik mampu meningkatkan minat membaca. Anak-anak cenderung memilih buku dengan gambar berwarna, tata letak yang rapi, dan ukuran huruf yang nyaman dibaca.
Ketiga, isi buku berkaitan dengan materi pembelajaran di sekolah. Guru sering memberikan tugas yang mengharuskan siswa mencari informasi dari perpustakaan sehingga koleksi referensi seperti ensiklopedia, atlas, dan buku pengetahuan umum memiliki tingkat peminjaman yang tinggi.
Keempat, adanya program literasi sekolah juga berpengaruh terhadap peningkatan peminjaman buku. Kegiatan membaca 15 menit sebelum pelajaran, pojok baca kelas, lomba resensi buku, hingga kunjungan wajib ke perpustakaan mendorong siswa lebih aktif memanfaatkan koleksi.
Tips Memilih Buku untuk Koleksi Perpustakaan SD
Pemilihan koleksi tidak hanya mempertimbangkan jumlah buku, tetapi juga kualitas isi dan kebutuhan peserta didik. Pustakawan sebaiknya menyediakan koleksi yang seimbang antara buku fiksi, nonfiksi, referensi, buku bergambar, komik edukasi, dan buku keterampilan.
Koleksi juga perlu diperbarui secara berkala agar siswa selalu menemukan bacaan baru. Buku yang sudah rusak sebaiknya diganti, sedangkan buku yang jarang dipinjam dapat dievaluasi untuk mengetahui penyebab rendahnya tingkat pemanfaatannya.
Selain itu, pustakawan dapat melibatkan guru dan siswa dalam memberikan usulan pengadaan buku. Cara ini membuat koleksi perpustakaan lebih sesuai dengan kebutuhan pembaca sehingga tingkat peminjaman terus meningkat.
Penutup
Perpustakaan sekolah dasar bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi merupakan pusat pembelajaran yang mendukung tumbuhnya budaya literasi. Koleksi yang menarik, relevan, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik akan mendorong siswa datang ke perpustakaan secara sukarela.
Pada tahun 2026, buku cerita rakyat, komik edukasi, ensiklopedia, novel anak, buku karakter, hingga buku aktivitas masih menjadi pilihan utama siswa sekolah dasar. Kondisi ini menunjukkan bahwa anak-anak menyukai bacaan yang menghibur sekaligus memberikan pengetahuan baru.
Bagi pustakawan dan pengelola perpustakaan sekolah, memahami tren buku yang diminati siswa dapat menjadi dasar dalam merencanakan pengadaan koleksi, menyusun program literasi, serta meningkatkan layanan perpustakaan. Dengan koleksi yang tepat dan layanan yang menarik, perpustakaan akan semakin berperan dalam membentuk generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, dan memiliki wawasan luas.
Referensi
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Panduan Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kemendikdasmen.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Panduan Penguatan Literasi di Satuan Pendidikan. Jakarta: Kemendikbudristek.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2024). Peraturan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2024 tentang Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2023). Kajian Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Tarigan, H. G. (2015). Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Rahim, F. (2018). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Dalman. (2017). Keterampilan Membaca. Jakarta: Rajawali Pers.
