Jurusan Ilmu Perpustakaan masih menjadi salah satu bidang studi yang relevan di tengah perubahan besar dalam cara masyarakat menyimpan, mencari, mengolah, dan menggunakan informasi. Perbedaannya, Ilmu Perpustakaan pada 2026 tidak lagi identik hanya dengan pekerjaan mengatur buku di rak.
Mahasiswa kini dapat mempelajari katalogisasi, klasifikasi, metadata, temu kembali informasi, literasi informasi, pengelolaan arsip dan rekod, perpustakaan digital, basis data, manajemen pengetahuan, preservasi digital, hingga pemanfaatan teknologi informasi.
Perubahan tersebut terlihat dari kurikulum sejumlah perguruan tinggi. Universitas Indonesia, misalnya, memasukkan materi seperti metadata, pengindeksan, manajemen rekod, pangkalan data, aplikasi teknologi pengelolaan informasi, sistem pemberkasan, manajemen pengetahuan, dan teknologi multimedia dalam kurikulumnya.
Dengan demikian, lulusan bidang ini tidak selalu harus bekerja di perpustakaan. Kompetensinya juga dapat digunakan untuk bekerja pada pusat dokumentasi, lembaga informasi, pengelolaan rekod, arsip, repository, perusahaan, lembaga penelitian, institusi pendidikan, hingga pekerjaan yang berhubungan dengan pengelolaan informasi digital.
Jenjang Pendidikan Ilmu Perpustakaan
Program yang berkaitan dengan perpustakaan dan informasi di Indonesia tersedia dalam beberapa bentuk.
1. Diploma III atau D3
Jenjang D3 lebih menekankan keterampilan teknis dan penerapan. Mahasiswa umumnya mendapatkan porsi praktik yang cukup besar untuk mempersiapkan diri masuk ke dunia kerja.
2. Diploma IV atau D4
D4 merupakan jenjang sarjana terapan. Pada bidang perpustakaan, salah satu contoh yang sekarang berkembang adalah D4 Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang. Program ini menunjukkan bahwa pendidikan perpustakaan semakin diarahkan pada kompetensi digital dan penerapan teknologi.
3. Sarjana atau S1
S1 merupakan jenjang yang paling banyak ditemukan. Nama programnya tidak selalu sama. Beberapa perguruan tinggi menggunakan nama Ilmu Perpustakaan, sementara lainnya menggunakan Perpustakaan dan Sains Informasi, Ilmu Informasi dan Perpustakaan, atau Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.
4. Magister atau S2
Pada tingkat S2, bidang kajiannya biasanya lebih mendalam dan berorientasi pada pengembangan teori, penelitian, tata kelola informasi, teknologi informasi, kepustakawanan, kearsipan, dan pengembangan lembaga informasi.
Salah satu program yang dapat diverifikasi dengan jelas pada 2026 adalah Magister Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia.
Daftar Universitas dengan Jurusan Ilmu Perpustakaan 2026
Berikut daftar perguruan tinggi yang dapat diverifikasi memiliki program pendidikan yang secara langsung berada pada rumpun Ilmu Perpustakaan, Perpustakaan dan Sains Informasi, Ilmu Informasi dan Perpustakaan, atau Perpustakaan Digital.
1. Universitas Indonesia (UI)
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan dan S2 Ilmu Perpustakaan.
Universitas Indonesia merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki jalur pendidikan perpustakaan dari tingkat sarjana hingga magister. S1 Ilmu Perpustakaan berada di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya.
Kurikulum S1 UI pada 2025 mencakup 144 SKS dan memuat mata kuliah yang berhubungan dengan pengelolaan informasi, metadata, pengindeksan, manajemen rekod, basis data, aplikasi teknologi informasi, pemberkasan, manajemen pengetahuan, dan teknologi multimedia.
Program S2 juga secara khusus membahas perpustakaan, informasi, dan kearsipan.
Alamat: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, Jalan Prof. Dr. Nugroho Notosusanto, Kampus UI Depok, Jawa Barat 16424.
Catatan: UI juga mencantumkan Ilmu Perpustakaan sebagai program S1 dan Magister Ilmu Perpustakaan dalam informasi akademik 2026.
2. Universitas Padjadjaran (UNPAD)
Jenjang: S1 Perpustakaan dan Sains Informasi.
Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UNPAD berada di Fakultas Ilmu Komunikasi. Program ini telah mengalami perubahan nama dan pengembangan keilmuan dari Ilmu Perpustakaan menuju pendekatan yang lebih luas terhadap sains informasi.
Materinya tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan koleksi, tetapi juga mencakup pengelolaan informasi, teknologi digital, preservasi memori kolektif, warisan budaya, serta bisnis informasi.
Pada 2025, program studi ini memperoleh status akreditasi Unggul yang berlaku sampai November 2026, sedangkan akreditasi internasional AQAS tercatat berlaku sampai 2029.
Alamat: Gedung 3 Lantai 2 Fikom Unpad, Jalan Ir. Soekarno Km. 21, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45363.
3. Universitas Diponegoro (UNDIP)
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi.
Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi UNDIP berada di Fakultas Ilmu Budaya. Pada 2026, program studi ini masih aktif dan memiliki kegiatan akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, serta kerja sama dengan lembaga kearsipan dan perpustakaan daerah.
Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai koleksi dan layanan perpustakaan, tetapi juga menghadapi isu informasi dan perkembangan teknologi.
Alamat: Jalan Dr. Antonius Suroyo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275.
4. Universitas Airlangga (UNAIR)
Jenjang: S1 Ilmu Informasi dan Perpustakaan serta S2 Sains Informasi dan Perpustakaan.
UNAIR menjadi salah satu kampus yang menarik karena memiliki pendidikan pada dua jenjang. Pada tingkat sarjana, programnya dikenal sebagai Ilmu Informasi dan Perpustakaan.
Pada jenjang magister, nama program yang digunakan adalah Sains Informasi dan Perpustakaan. Materi S2 pada tahun akademik 2026/2027 antara lain mencakup sains data dan informasi, manajemen arsip digital, teknologi informasi dan inklusi sosial, forensik digital, keamanan informasi, saintometrik, humaniora digital dan kepustakawanan, serta manajemen pengetahuan.
Alamat: Kampus UNAIR, Jalan Dharmawangsa Dalam, Surabaya, Jawa Timur. Informasi akademik program berada di lingkungan FISIP UNAIR.
5. Universitas Negeri Malang (UM)
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan dan D4 Perpustakaan Digital.
UM merupakan salah satu perubahan penting dibandingkan daftar lama. Program vokasi yang dahulu dikenal sebagai D3 Perpustakaan telah dikembangkan menjadi D4 Perpustakaan Digital.
Selain itu, UM masih memiliki S1 Ilmu Perpustakaan di Fakultas Sastra.
D4 Perpustakaan Digital menekankan kompetensi yang berhubungan dengan transformasi digital. Pada 2026, mahasiswa program ini bahkan terlibat dalam pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk sistem pengumuman di perpustakaan.
Alamat: Jalan Semarang No. 5, Kota Malang, Jawa Timur 65145.
6. Universitas Sumatera Utara (USU)
Jenjang: D3 Perpustakaan dan S1 Perpustakaan dan Sains Informasi.
USU masih menyelenggarakan dua program yang berkaitan langsung dengan perpustakaan. D3 berada di Fakultas Vokasi, sedangkan program sarjana dikembangkan sebagai S1 Perpustakaan dan Sains Informasi.
Pada 2026, program D3 Perpustakaan masih aktif, termasuk kegiatan akademik dan seminar literasi informasi.
Alamat: Fakultas Vokasi USU, Jalan Bioteknologi No. 2, Kampus USU, Medan, Sumatera Utara.
7. Universitas Terbuka (UT)
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan.
Universitas Terbuka menawarkan pilihan menarik bagi calon mahasiswa yang membutuhkan fleksibilitas pembelajaran. S1 Ilmu Perpustakaan UT tersedia dalam sistem pendidikan jarak jauh.
Kurikulum 2026/2027 menunjukkan profil lulusan yang diarahkan menjadi pengelola perpustakaan, pengelola pusat informasi, pengembang perpustakaan dan pusat informasi, serta tenaga yang mampu melakukan penelitian di bidang ilmu perpustakaan.
Alamat: Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15418.
8. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Jenjang: S1 Perpustakaan dan Informasi.
UPI memiliki Program Studi Perpustakaan dan Informasi yang berkaitan erat dengan pengelolaan informasi, perpustakaan, teknologi informasi, literasi, dan layanan informasi.
Keberadaan karya ilmiah mahasiswa program studi tersebut masih tercatat dalam repository UPI pada 2026.
Alamat: Jalan Dr. Setiabudhi No. 229, Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154.
9. Universitas Sebelas Maret (UNS)
Jenjang: D3 Perpustakaan.
UNS menjadi salah satu pilihan pendidikan vokasi bidang perpustakaan. Program D3 Perpustakaan berada di Sekolah Vokasi.
Pada periode 2026/2027, data akreditasi UNS masih mencatat program D3 Perpustakaan dengan mahasiswa aktif.
Alamat: Jalan Ir. Sutami No. 36A, Kentingan, Surakarta, Jawa Tengah 57126.
10. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan.
UIN Sunan Kalijaga merupakan salah satu kampus yang cukup lama dikenal dalam pendidikan Ilmu Perpustakaan. Pada kurikulum yang digunakan, mahasiswa mempelajari mata kuliah seperti manajemen basis data, literasi informasi, evaluasi sistem informasi perpustakaan, perpustakaan Islam, masyarakat digital, dan topik kepustakawanan lainnya.
Program ini juga memiliki dokumentasi akreditasi dan aktivitas akademik yang masih diperbarui pada 2026.
Alamat: Jalan Laksda Adisucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.
11. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan.
Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Jakarta berada di Fakultas Adab dan Humaniora.
Kurikulumnya mencakup pengantar perpustakaan, kearsipan dan lembaga informasi, standar deskripsi bibliografi, pengembangan koleksi, literasi informasi, teknologi basis data dan jaringan, serta berbagai materi kepustakawanan.
Pada 2026, program S1 ini tercatat dalam daftar program pendidikan Fakultas Adab dan Humaniora.
Alamat: Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten 15419.
12. UIN Alauddin Makassar
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan.
Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar merupakan salah satu penyelenggara pendidikan perpustakaan di Indonesia bagian timur.
Aktivitas akademik 2026 masih berlangsung, termasuk praktikum katalogisasi, klasifikasi, ujian mahasiswa, kegiatan penelitian, dan kerja sama internasional.
Alamat: Jalan H.M. Yasin Limpo No. 36, Romangpolong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
13. UIN Antasari Banjarmasin
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.
Program ini memiliki sejarah yang berawal dari D3 Ilmu Perpustakaan pada 2001 sebelum berkembang menjadi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam pada 2016.
Pada 2026, program studi tersebut masih menerima mahasiswa baru. Data terbaru juga mencatat status akreditasi baru Unggul berdasarkan keputusan LAMSPAK tahun 2026.
Alamat: Kampus 2 UIN Antasari, Jalan Pandarapan Km. 1, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70724.
14. UIN Imam Bonjol Padang
Jenjang: D3 Ilmu Perpustakaan dan S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.
UIN Imam Bonjol termasuk kampus yang menyediakan jalur pendidikan perpustakaan pada lebih dari satu jenjang.
D3 Ilmu Perpustakaan menekankan kompetensi praktis dalam pengelolaan perpustakaan, informasi digital, arsip, dan layanan pengguna. Sementara itu, pendidikan sarjana berkembang dengan nama Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.
Alamat: Kampus UIN Imam Bonjol, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.
15. UIN Raden Fatah Palembang
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan.
Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Raden Fatah berada di Fakultas Adab dan Humaniora.
Pada 2026, program ini masih aktif dan tercatat memiliki akreditasi Unggul berdasarkan keputusan BAN-PT tahun 2023 yang berlaku sampai April 2028.
Alamat: Kampus UIN Raden Fatah Palembang, Jalan Prof. K.H. Zainal Abidin Fikri, Palembang, Sumatera Selatan.
16. UIN Sumatera Utara (UINSU)
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan.
Program Studi Ilmu Perpustakaan UINSU masih aktif pada 2026. Aktivitas tahun 2026 mencakup kegiatan akademik, praktik pengalaman lapangan, kegiatan mahasiswa, penelitian, dan pengembangan kompetensi.
Alamat: Kampus IV UIN Sumatera Utara, Jalan Lapangan Golf No. 120, Tuntungan, Medan, Sumatera Utara.
17. Universitas Tanjungpura (UNTAN)
Jenjang: D3 Perpustakaan.
UNTAN menjadi salah satu pilihan penting bagi calon mahasiswa di Kalimantan Barat. Data penerimaan mahasiswa baru 2026 secara resmi masih mencantumkan D3 Perpustakaan, termasuk kuota melalui jalur seleksi nasional dan mandiri.
Alamat: Kampus Universitas Tanjungpura, Jalan Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat 78124.
18. Universitas Lancang Kuning (UNILAK)
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan.
UNILAK menawarkan S1 Ilmu Perpustakaan dengan pendekatan yang menggabungkan ilmu perpustakaan klasik dan teknologi informasi.
Program ini menyiapkan mahasiswa untuk mengelola informasi, dokumen, pengetahuan, perpustakaan digital, serta kebutuhan informasi di lingkungan kerja modern.
Alamat: Jalan Yos Sudarso Km. 8, Umban Sari, Rumbai, Pekanbaru, Riau.
19. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS)
Jenjang: S1 Ilmu Perpustakaan.
Program Studi Ilmu Perpustakaan UWKS berada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Program ini mempelajari pengelolaan informasi, organisasi koleksi, teknologi perpustakaan, layanan informasi, dan pengembangan bisnis informasi.
Alamat: Jalan Dukuh Kupang XXV No. 54, Surabaya, Jawa Timur.
20. Universitas YARSI Jakarta
Jenjang: S1 Perpustakaan dan Sains Informasi.
Universitas YARSI menawarkan program S1 Perpustakaan dan Sains Informasi di Fakultas Teknologi Informasi.
Kurikulumnya memiliki pendekatan yang cukup kuat pada teknologi, dengan materi seperti manajemen perpustakaan digital, sistem informasi manajemen, manajemen rekod, dan manajemen data elektronik.
Alamat: Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
21. Universitas Widyatama Bandung
Jenjang: S1 Perpustakaan dan Sains Informasi.
Program studi ini berada di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Widyatama.
Pada 2026, program tersebut masih menerima mahasiswa baru dan mengembangkan kompetensi seperti pengelolaan dokumen digital, perpustakaan digital, infopreneurship, analisis informasi, manajemen rekod, serta teknologi informasi.
Alamat: Jalan Cikutra No. 204A, Bandung, Jawa Barat 40124.
22. Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan
Jenjang: S1 Perpustakaan dan Sains Informasi.
Universitas Sari Mutiara Indonesia menyediakan S1 Perpustakaan dan Sains Informasi di Fakultas Komunikasi dan Perpustakaan.
Pada penerimaan mahasiswa baru 2026/2027, program ini masih membuka pendaftaran reguler dan RPL. Materi pembelajarannya mencakup katalogisasi, klasifikasi, temu kembali informasi, literasi informasi, manajemen koleksi, arsip dan rekod, perpustakaan digital, manajemen data elektronik, serta teknologi informasi.
Alamat: Jalan Kapten Muslim No. 79, Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara 20123.
Bagaimana dengan UGM?
Nama Universitas Gadjah Mada cukup sering muncul dalam daftar lama jurusan Ilmu Perpustakaan, terutama pada informasi yang menyebut S2 dan S3.
Namun, daftar lama tersebut perlu diperiksa dengan hati-hati apabila digunakan untuk kondisi 2026. UGM memang memiliki sejarah dan ekosistem akademik yang kuat dalam kajian perpustakaan dan informasi, termasuk Magister Ilmu Perpustakaan yang tercatat dalam materi akademik lama serta berbagai aktivitas keilmuan.
Akan tetapi, untuk artikel yang secara khusus ingin menyatakan bahwa sebuah program sedang membuka penerimaan mahasiswa pada 2026, sebaiknya informasi tersebut tidak disamakan dengan data historis. Portal admisi UGM 2026 harus menjadi rujukan utama untuk memastikan program pascasarjana yang benar-benar membuka penerimaan pada periode tertentu.
Karena itu, lebih aman tidak menuliskan UGM sebagai program S2/S3 Ilmu Perpustakaan yang sedang menerima mahasiswa 2026 tanpa mencantumkan periode penerimaan yang telah diverifikasi.
Kampus Mana yang Menyediakan Pendidikan Perpustakaan dari D3 sampai S2?
Jika dikelompokkan berdasarkan jenjang yang berhasil diverifikasi, gambaran sederhananya sebagai berikut:
| Jenjang | Contoh perguruan tinggi |
|---|---|
| D3 | UNS, USU, UIN Imam Bonjol, UNTAN |
| D4 | Universitas Negeri Malang |
| S1 | UI, UNPAD, UNDIP, UNAIR, UM, UT, UPI, UIN Sunan Kalijaga, UIN Jakarta, UIN Alauddin, UIN Antasari, UIN Raden Fatah, UINSU, UNILAK, UWKS, YARSI, Widyatama, Sari Mutiara |
| S2 | UI, UNAIR |
| S3 | Tidak semua perguruan tinggi memiliki S3 khusus Ilmu Perpustakaan; calon mahasiswa perlu melihat program doktor yang secara resmi memiliki bidang kajian informasi/perpustakaan |
Perlu diperhatikan bahwa nama program studi dapat berubah, demikian pula jenjang diploma dapat mengalami pengembangan menjadi sarjana terapan. Karena itu, informasi dari artikel lama sebaiknya tidak langsung digunakan sebagai acuan penerimaan mahasiswa 2026.
Apa yang Dipelajari di Jurusan Ilmu Perpustakaan?
Walaupun namanya Ilmu Perpustakaan, bidang studinya jauh lebih luas daripada mengelola buku.
Beberapa kompetensi yang umum dipelajari antara lain:
Katalogisasi dan klasifikasi
Pengembangan koleksi
Metadata
Pengindeksan
Temu kembali informasi
Literasi informasi
Manajemen perpustakaan
Manajemen rekod
Kearsipan
Preservasi dan konservasi
Perpustakaan digital
Basis data
Sistem informasi perpustakaan
Manajemen pengetahuan
Bibliometrika dan saintometrika
Layanan informasi
Kajian pengguna
Dokumentasi
Manajemen data
Etika dan kebijakan informasi
Perkembangan teknologi juga membuat kecerdasan buatan, data digital, keamanan informasi, repository, dan digital humanities semakin relevan dengan bidang perpustakaan dan informasi.
Prospek Kerja Lulusan Ilmu Perpustakaan
Lulusan Ilmu Perpustakaan dapat memasuki beberapa bidang pekerjaan, tergantung jenjang pendidikan, kompetensi, pengalaman, sertifikasi, dan persyaratan instansi.
1. Pustakawan
Pekerjaan utama dapat mencakup pengembangan koleksi, pengolahan bahan pustaka, layanan pengguna, literasi informasi, dan pengelolaan perpustakaan.
2. Pustakawan Digital
Perkembangan perpustakaan digital membuka kebutuhan terhadap tenaga yang memahami repository, metadata, koleksi elektronik, digitalisasi, dan sistem informasi.
3. Pengelola Arsip dan Rekod
Kompetensi kearsipan dan manajemen rekod dapat digunakan di berbagai organisasi, baik pemerintah maupun swasta.
4. Information Specialist
Tenaga informasi dapat bekerja dalam pengelolaan, pencarian, analisis, dan penyebaran informasi organisasi.
5. Data dan Knowledge Management
Lulusan yang mengembangkan kemampuan analisis data dan manajemen pengetahuan dapat mengarah ke pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan pengetahuan organisasi.
6. Pengelola Repository
Perguruan tinggi dan lembaga penelitian membutuhkan tenaga untuk mengelola karya ilmiah, metadata, repository institusi, dan komunikasi ilmiah.
7. Dokumentasi dan Digitalisasi
Kemampuan mengelola dokumen fisik dan mengubahnya menjadi aset digital dapat digunakan di berbagai lembaga.
Tips Memilih Kampus Ilmu Perpustakaan pada 2026
Jangan memilih kampus hanya karena nama universitasnya. Periksa terlebih dahulu program studi yang benar-benar akan dimasuki.
1. Periksa status program studi
Lihat akreditasi terbaru dan masa berlakunya. Akreditasi dapat berubah setelah proses reakreditasi sehingga data tahun lama tidak selalu mencerminkan keadaan sekarang.
2. Perhatikan nama program studi
Jangan hanya mencari kata "Ilmu Perpustakaan". Cari juga variasi seperti:
Perpustakaan dan Sains Informasi
Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Perpustakaan Digital
Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Sains Informasi dan Perpustakaan
3. Lihat kurikulumnya
Kurikulum menjadi indikator penting. Jika ingin bekerja di bidang digital, perhatikan apakah kampus menawarkan basis data, metadata, repository, teknologi informasi, digitalisasi, data, atau perpustakaan digital.
4. Cek jalur penerimaan
Informasi penerimaan dapat berubah setiap tahun. Untuk calon mahasiswa 2026, gunakan laman PMB resmi kampus dan jangan hanya mengandalkan artikel blog.
5. Pertimbangkan lokasi dan biaya
Bandingkan UKT, biaya hidup, transportasi, tempat tinggal, fasilitas, serta akses ke lembaga perpustakaan dan informasi yang dapat menjadi tempat magang.
6. Lihat peluang praktik
Bidang perpustakaan sangat berkaitan dengan praktik. Pengalaman magang, praktik lapangan, pengelolaan repository, digitalisasi, dan kegiatan literasi dapat menjadi bagian penting dalam pembentukan kompetensi.
Apakah Lulusan Ilmu Perpustakaan Hanya Bisa Menjadi Pustakawan?
Tidak.
Ilmu Perpustakaan modern mempelajari bagaimana informasi dikumpulkan, diorganisasikan, disimpan, ditemukan kembali, dianalisis, digunakan, dan dilestarikan. Karena itu, kompetensinya dapat diterapkan pada berbagai lingkungan.
Contohnya adalah perpustakaan perguruan tinggi, sekolah, lembaga pemerintahan, perusahaan, pusat dokumentasi, lembaga penelitian, museum, organisasi non-profit, perusahaan yang memiliki banyak dokumen, hingga organisasi yang membutuhkan pengelolaan pengetahuan.
Namun, jenis pekerjaan yang dapat dimasuki tetap bergantung pada persyaratan masing-masing organisasi. Gelar Ilmu Perpustakaan tidak otomatis membuat seseorang memenuhi seluruh persyaratan untuk setiap jabatan.
Kesimpulan
Pada 2026, pendidikan Ilmu Perpustakaan di Indonesia sudah berkembang jauh dari gambaran konvensional sebagai bidang yang hanya berurusan dengan buku.
Pilihan pendidikannya juga semakin beragam. Ada D3 Perpustakaan, D4 Perpustakaan Digital, S1 Ilmu Perpustakaan, S1 Perpustakaan dan Sains Informasi, S1 Ilmu Informasi dan Perpustakaan, hingga S2 Ilmu Perpustakaan atau Sains Informasi dan Perpustakaan.
Beberapa perguruan tinggi yang dapat menjadi pilihan antara lain Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Malang, Universitas Sumatera Utara, Universitas Terbuka, UPI, UNS, UIN Sunan Kalijaga, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Alauddin Makassar, UIN Antasari, UIN Imam Bonjol, UIN Raden Fatah, UIN Sumatera Utara, UNTAN, Universitas Lancang Kuning, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Universitas YARSI, Universitas Widyatama, dan Universitas Sari Mutiara Indonesia.
Yang paling penting, calon mahasiswa sebaiknya memeriksa status program studi, jenjang, akreditasi, kurikulum, jalur penerimaan, dan informasi biaya pada laman resmi kampus sebelum menentukan pilihan. Informasi tersebut dapat berubah dari tahun ke tahun.
Bidang perpustakaan juga terus beradaptasi dengan perkembangan perpustakaan digital, big data, metadata, kecerdasan buatan, manajemen pengetahuan, arsip digital, dan literasi informasi. Artinya, mahasiswa yang memilih bidang ini tidak hanya mempelajari cara mengelola koleksi, tetapi juga belajar bagaimana membuat informasi menjadi terorganisasi, mudah ditemukan, dapat dipercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Daftar Pustaka
Universitas Airlangga. (2026). Program Studi Sains Informasi dan Perpustakaan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga.
Universitas Indonesia. (2026). Program Studi Ilmu Perpustakaan. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.
Universitas Negeri Malang. (2026). Sarjana Terapan Perpustakaan Digital. Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Malang.
Universitas Padjadjaran. (2026). Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi. Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran.
Universitas Terbuka. (2026). Katalog Kurikulum 2026/2027: Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan. Universitas Terbuka.
Universitas Tanjungpura. (2026). Informasi penerimaan dan daya tampung mahasiswa baru 2026. Universitas Tanjungpura.
UIN Antasari Banjarmasin. (2026). Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.
UIN Raden Fatah Palembang. (2026). Program Studi Ilmu Perpustakaan. Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Raden Fatah Palembang.
Thanks for reading Daftar Universitas dengan Jurusan Ilmu Perpustakaan di Indonesia 2026: D3, D4, S1, S2 dan Prospek Kerja. Please share...!

0 Komentar untuk "Daftar Universitas dengan Jurusan Ilmu Perpustakaan di Indonesia 2026: D3, D4, S1, S2 dan Prospek Kerja"