-->

"Jelajahi perpustakaan: literasi, pengetahuan, dan rekomendasi bacaan tanpa batas!"

Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi ruang tumbuhnya ide, karakter, dan masa depan. Setiap halaman yang dibaca adalah langkah kecil menuju perubahan besar dalam hidup seseorang.

Strategi Pengembangan Koleksi Perpustakaan Sekolah: Pengadaan Buku Fiksi Anak, Sains Populer, dan Pengayaan Kurikulum Merdeka

 


Pengembangan koleksi perpustakaan sekolah adalah langkah krusial dalam mendukung literasi siswa dan keberhasilan pembelajaran. Dengan adanya alokasi Dana BOS 10% untuk perpustakaan berdasarkan Permendikbudristek No. 8 Tahun 2025, sekolah memiliki kesempatan untuk memperbarui koleksi buku dengan materi yang relevan dan menarik.

Artikel ini akan membahas:
✔ Strategi pengadaan buku (fiksi anak, sains populer, pengayaan kurikulum)
✔ Rekomendasi penerbit & toko buku yang bisa diajak kerja sama
✔ Panduan penggunaan Dana BOS untuk pengembangan koleksi

1. Pentingnya Pengembangan Koleksi Perpustakaan Sekolah

Perpustakaan yang baik harus menyediakan bahan bacaan yang:
✅ Relevan – Sesuai kebutuhan siswa dan kurikulum
✅ Beragam – Mencakup fiksi, nonfiksi, sains, dan referensi
✅ Terkini – Memperbarui koleksi dengan buku terbitan baru

Studi menunjukkan bahwa perpustakaan dengan koleksi berkualitas dapat meningkatkan minat baca siswa hingga 40% .

2. Strategi Pengadaan Buku untuk Perpustakaan Sekolah

A. Buku Fiksi Anak Terkini

Buku fiksi anak membantu mengembangkan imajinasi dan keterampilan bahasa. Kriteria pemilihan:

  • Tema menarik (petualangan, persahabatan, fantasi)
  • Bahasa sederhana sesuai usia pembaca
  • Ilustrasi berkualitas untuk menarik minat

Contoh Judul Rekomendasi:

  • Laskar Pelangi (Andrea Hirata)
  • Kisah 1001 Malam (Adaptasi anak)
  • Petualangan Tintin (Serial komik)

Penerbit Rekomendasi:

  • Gramedia Pustaka Utama – Koleksi lengkap buku anak 
  • Mizan Publishing – Buku cerita Islami untuk anak
  • Bentang Pustaka – Novel anak & remaja 

B. Buku Sains Populer

Buku sains populer membantu siswa memahami konsep ilmiah dengan cara menyenangkan. Kriteria pemilihan:

  • Bahasa mudah dipahami
  • Contoh aplikasi dunia nyata
  • Gambar & infografis pendukung

Contoh Judul Rekomendasi:

  • Kosmos (Carl Sagan) – Tentang alam semesta
  • The Selfish Gene (Richard Dawkins) – Genetika & evolusi 
  • A Brief History of Time (Stephen Hawking) – Fisika kosmik 

Penerbit Rekomendasi:

  • Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) – Spesialis sains populer
  •  Penerbit Erlangga – Buku sains pendidikan
  • Gramedia.com – Toko online dengan diskon reguler 

C. Buku Pengayaan Kurikulum Merdeka

Buku pengayaan mendukung pembelajaran mandiri siswa. Kriteria pemilihan:

  • Sesuai Capaian Pembelajaran (CP) Kurikulum Merdeka
  • Mengasah keterampilan berpikir kritis
  • Memiliki aktivitas interaktif

Contoh Judul Rekomendasi:

  • Seri Jelajah Sains (Penerbit Erlangga)
  • Aktivitas Literasi Numerasi (Pusat Kurikulum Kemendikbud)
  • Buku Tematik Merdeka Belajar (Penerbit Tiga Serangkai)

Penerbit Rekomendasi:

  • Penerbit Erlangga – Spesialis buku pendidikan
  • PT Grasindo – Buku referensi sekolah 
  • BukuKita.com – Platform buku murah & lengkap
3. Rekomendasi Toko Buku & Penerbit untuk Kerja Sama Sekolah

Beberapa penerbit dan toko buku menawarkan diskon khusus untuk sekolah dan kemudahan pembelian melalui SIPLah (Sistem Informasi Pengadaan Sekolah).

Nama Penerbit/Toko

Keunggulan

Kontak/Katalog

Gramedia.com

Diskon hingga 30% untuk pembelian grosir

gramedia.com

Mizan Store

Buku Islami & paket khusus sekolah

mizanstore.com

Penerbit Erlangga

Buku kurikulum & pengayaan

erlangga.co.id

BukuKita.com

Harga kompetitif & banyak promo

bukukita.com

Togamas

Layanan pengiriman cepat

togamas.com

Tips Kerja Sama:

  • Negosiasi harga untuk pembelian dalam jumlah besar
  • Manfaatkan SIPLah untuk transparansi penggunaan Dana BOS 
  • Minta sampel buku sebelum memutuskan pembelian

4. Panduan Penggunaan Dana BOS untuk Pengadaan Buku

Berdasarkan Permendikbudristek No. 8 Tahun 2025, sekolah wajib mengalokasikan minimal 10% Dana BOS untuk perpustakaan. Berikut alokasi ideal:

Kategori

Persentase

Contoh Penggunaan

Buku Fiksi & Nonfiksi

60%

Novel anak, sains populer

Buku Kurikulum

30%

Buku pengayaan Merdeka Belajar

Digitalisasi

10%

Aplikasi perpustakaan, e-book

Pastikan:
✔ Pembelian melalui SIPLah untuk transparansi 
✔ Libatkan guru & pustakawan dalam seleksi buku
✔ Lakukan evaluasi tahunan terhadap koleksi

5. Kesimpulan

Pengembangan koleksi perpustakaan sekolah harus mempertimbangkan kebutuhan siswa, relevansi kurikulum, dan ketersediaan anggaran. Dengan memanfaatkan Dana BOS 10%, sekolah dapat:

  • Memperbarui koleksi buku fiksi & sains populer
  • Menyediakan buku pengayaan Kurikulum Merdeka
  • Bekerja sama dengan penerbit terpercaya

Langkah Selanjutnya:

  • Susun daftar kebutuhan buku bersama tim perpustakaan
  • Hubungi penerbit rekomendasi untuk penawaran harga
  • Manfaatkan SIPLah untuk proses pengadaan yang transparan

Dengan koleksi yang berkualitas, perpustakaan sekolah bisa menjadi jantung literasi yang mendukung pembelajaran siswa secara maksimal! 

Referensi:

  1. Permendikbudristek No. 8 Tahun 2025
  2. Rekomendasi Penerbit Buku di Indonesia
  3. Strategi Pengembangan Koleksi Perpustakaan

Apa langkah pertama yang akan sekolah Anda lakukan untuk pengembangan koleksi perpustakaan?

 

Koleksi Buku Wajib di Perpustakaan Sekolah Dasar untuk Mendukung Literasi Anak

 


Perpustakaan sekolah dasar memiliki peran penting dalam membangun fondasi literasi anak-anak. Untuk menciptakan lingkungan yang menarik dan edukatif, penting bagi perpustakaan memiliki koleksi buku yang beragam, sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa sekolah dasar. Artikel ini akan membahas jenis-jenis buku yang wajib ada di perpustakaan sekolah dasar, memberikan rekomendasi buku-buku populer, serta memberikan wawasan tentang bagaimana koleksi buku ini dapat meningkatkan minat baca siswa.

Mengapa Koleksi Buku yang Tepat Sangat Penting?

Membangun kebiasaan membaca di usia dini adalah salah satu investasi terbaik untuk masa depan anak. Buku-buku yang sesuai dengan usia dan minat anak dapat membantu mereka:

  1. Meningkatkan Keterampilan Membaca: Buku yang dirancang sesuai dengan kemampuan baca anak memungkinkan mereka untuk belajar tanpa merasa terintimidasi.

  2. Memupuk Imajinasi: Buku cerita, terutama buku bergambar, merangsang kreativitas dan imajinasi anak-anak.

  3. Mengajarkan Nilai-Nilai Hidup: Buku yang mengandung cerita moral membantu anak memahami nilai-nilai seperti kejujuran, keberanian, dan empati.

  4. Mengembangkan Minat dan Pengetahuan Baru: Buku nonfiksi memberikan wawasan tentang dunia di sekitar mereka, mulai dari sains hingga budaya.

Dengan koleksi yang tepat, perpustakaan sekolah dapat menjadi tempat yang mendukung perkembangan intelektual, emosional, dan sosial siswa.

Jenis Buku yang Sesuai untuk Siswa Sekolah Dasar

1. Buku Cerita Anak (Fiksi)

Buku cerita anak adalah salah satu jenis koleksi paling populer di perpustakaan sekolah dasar. Buku ini menghibur sekaligus memberikan pelajaran hidup yang berharga.

Karakteristik buku cerita yang baik:

  • Memiliki alur cerita yang sederhana dan mudah diikuti.

  • Mengandung ilustrasi berwarna yang menarik perhatian.

  • Mengajarkan nilai-nilai moral atau sosial.

Contoh buku cerita anak yang direkomendasikan:

  • "Kancil dan Buaya" (cerita rakyat Indonesia): Mengajarkan kecerdikan dan keberanian.

  • "Charlie and the Chocolate Factory" oleh Roald Dahl: Cerita penuh petualangan dan imajinasi.

  • "Seri Dongeng Nusantara": Mengangkat cerita-cerita lokal dengan sentuhan modern.

2. Buku Bergambar untuk Anak Kelas Awal

Buku bergambar adalah jembatan antara membaca dan bermain. Buku ini sangat efektif untuk anak-anak yang baru belajar membaca.

Karakteristik buku bergambar:

  • Ilustrasi besar dan menarik.

  • Teks singkat dan mudah dipahami.

  • Cerita yang sederhana namun penuh makna.

Contoh buku bergambar:

  • "The Very Hungry Caterpillar" oleh Eric Carle: Buku klasik tentang metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu.

  • "Si Kancil dan Pohon Pisang": Mengadaptasi cerita rakyat dengan gaya modern.

  • "Goodnight Moon" oleh Margaret Wise Brown: Buku bedtime story yang menenangkan.

3. Buku Pengetahuan Umum dan Nonfiksi

Buku nonfiksi memberikan informasi yang bermanfaat bagi siswa, membantu mereka mengenal dunia di sekitar mereka.

Topik populer dalam buku nonfiksi untuk anak:

  • Sains: Buku tentang planet, hewan, tumbuhan, dan eksperimen sederhana.

  • Sejarah: Cerita tentang pahlawan nasional, peristiwa penting, dan budaya dunia.

  • Geografi: Atlas anak yang berisi peta, bendera, dan informasi geografis menarik.

Contoh buku pengetahuan umum:

  • "Ensiklopedia Mini untuk Anak": Informasi dasar tentang berbagai topik.

  • "National Geographic Kids: Amazing Animals": Buku penuh gambar hewan yang menakjubkan.

  • "Petualangan di Dunia Sains" oleh penulis lokal: Memperkenalkan konsep-konsep sains dengan cara yang menyenangkan.

4. Buku Referensi untuk Siswa

Buku referensi adalah alat bantu belajar yang penting bagi siswa, terutama untuk menyelesaikan tugas sekolah.

Jenis buku referensi yang harus ada:

  • Kamus bergambar: Membantu siswa memahami kata-kata dengan visualisasi.

  • Atlas anak: Mengajarkan konsep lokasi, negara, dan geografi.

  • Buku "How Things Work": Penjelasan sederhana tentang teknologi dan mekanisme sehari-hari.

5. Buku Bacaan Berjenjang

Buku bacaan berjenjang membantu siswa meningkatkan kemampuan membaca mereka secara bertahap.

Kelebihan buku bacaan berjenjang:

  • Menggunakan kosakata yang sesuai dengan tingkat pembaca.

  • Cerita yang semakin kompleks sesuai perkembangan siswa.

  • Memberikan rasa pencapaian setelah menyelesaikan setiap tingkat.

Rekomendasi buku bacaan berjenjang:

  • "Seri Bacaan Anak Hebat" oleh penulis lokal.

  • "Step into Reading" oleh Random House: Buku dengan berbagai tingkat kesulitan.

6. Buku Aktivitas dan Kreativitas

Buku aktivitas memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan dan tantangan kreatif.

Contoh aktivitas dalam buku ini:

  • Teka-teki silang, labirin, dan sudoku sederhana.

  • Panduan membuat kerajinan tangan.

  • Buku mewarnai dengan tema edukatif.

Contoh buku aktivitas:

  • "Fun with Mazes": Buku labirin untuk mengasah logika.

  • "Belajar Origami untuk Anak": Panduan sederhana membuat seni lipat kertas.

  • "Teka-Teki Seru dan Edukatif": Tantangan yang melibatkan logika dan pengetahuan umum.

7. Buku Sastra Anak Klasik

Sastra klasik untuk anak-anak memberikan pengalaman literasi yang kaya dan tak lekang oleh waktu.

Rekomendasi sastra anak klasik:

  • "The Adventures of Tom Sawyer" oleh Mark Twain: Kisah petualangan yang penuh makna.

  • "Alice's Adventures in Wonderland" oleh Lewis Carroll: Cerita fantastis yang memupuk imajinasi.

  • "Cerita Si Kancil dan Teman-temannya": Adaptasi cerita klasik Indonesia.

Rekomendasi Buku-Buku Populer untuk Perpustakaan Sekolah Dasar

Berikut adalah beberapa buku yang sangat direkomendasikan untuk meningkatkan minat baca siswa:

  1. "Diary of a Wimpy Kid" oleh Jeff Kinney: Seri buku ini sangat digemari anak-anak karena ceritanya yang lucu dan relatable.

  2. "Geronimo Stilton Series" oleh Elisabetta Dami: Petualangan tikus jurnalis ini penuh dengan ilustrasi menarik dan cerita yang mendidik.

  3. "Serial Harry Potter" oleh J.K. Rowling: Meskipun lebih cocok untuk pembaca yang lebih besar, seri ini tetap menjadi favorit di kalangan siswa SD.

  4. "Cerita Anak Nusantara" oleh berbagai penulis lokal: Buku ini memperkenalkan budaya dan cerita rakyat Indonesia kepada anak-anak.

  5. "Petualangan di Dunia Sains" oleh Aditya Nugroho: Buku lokal yang memperkenalkan konsep-konsep sains dengan cara yang mudah dipahami.

Tips Memilih Buku untuk Perpustakaan Sekolah Dasar

  1. Pertimbangkan minat siswa: Pilih buku yang sesuai dengan minat dan hobi siswa, seperti buku tentang hewan, petualangan, atau teknologi.

  2. Utamakan kualitas konten: Pastikan buku memiliki pesan yang positif dan mendidik.

  3. Libatkan siswa dalam pemilihan: Ajak siswa memberikan saran tentang buku yang ingin mereka baca.

  4. Perhatikan umur dan tingkat baca: Pastikan buku yang dipilih sesuai dengan usia dan kemampuan membaca siswa.

  5. Pilih buku dengan ilustrasi menarik: Gambar yang menarik dapat meningkatkan minat baca siswa.

Kesimpulan

Koleksi buku yang beragam dan berkualitas akan menjadikan perpustakaan sekolah dasar sebagai pusat literasi yang efektif. Dengan menyediakan buku cerita, buku bergambar, buku nonfiksi, dan berbagai jenis buku lainnya, perpustakaan dapat membantu meningkatkan minat baca siswa. Selain itu, merekomendasikan buku-buku populer yang relevan dengan minat anak-anak juga akan membuat mereka lebih antusias untuk membaca. Mari kita jadikan perpustakaan sekolah dasar sebagai tempat yang inspiratif untuk generasi muda mencintai dunia literasi.

Terbitan Berseri, Pengertian, Jenis, dan Panduan Lengkap Pengadaannya



Terbitan berseri merupakan salah satu jenis koleksi bahan pustaka yang penting dalam mendukung kebutuhan informasi di perpustakaan. Koleksi ini memberikan sumber informasi yang berkelanjutan, relevan, dan terkini dalam berbagai bidang ilmu. Namun, untuk mengelola terbitan berseri dengan efektif, diperlukan pemahaman tentang karakteristik, jenis, dan cara pengadaannya. Artikel ini menyajikan panduan lengkap tentang terbitan berseri, mencakup deskripsi, jenis-jenis, manfaat, serta langkah-langkah pengadaannya.

Apa Itu Terbitan Berseri?

Terbitan berseri adalah bahan pustaka yang diterbitkan secara berurutan dalam interval tertentu dan menggunakan pola penomoran volume atau isu. Setiap terbitan memiliki konten berbeda tetapi berada dalam satu tema atau subjek yang sama.

Ciri-Ciri Utama Terbitan Berseri:

  1. Berkelanjutan: Terbit dalam jangka waktu tertentu (harian, mingguan, bulanan, atau tahunan).
  2. Penomoran Berurutan: Menggunakan volume dan nomor isu untuk mengidentifikasi terbitan.
  3. Beragam Bentuk: Bisa berupa cetak (majalah, jurnal) atau digital (e-journal, e-newsletter).

Jenis-Jenis Terbitan Berseri :

  1. Terbitan Berkala dan Surat Kabar (Newspaper)

    • Terbitan Berkala adalah publikasi yang terbitkan berkesinambungan dan diedarkan kepada publik setiap periode waktu tertentu.
    • Terbitan harian, mingguan, bulanan, 2 bulanan, 3 bulanan, setahun 2 kali, atau setahun sekali,  yang berisi berita terkini, opini, dan iklan.
    • Sumber informasi cepat untuk isu-isu terbaru.
    • Contoh: Kompas, The Jakarta Post, The New York Times
            Beberapa macam terbitan berkala : 

            a) Majalah (Magazine)

    • Terbitan berkala dengan konten populer atau hiburan, biasanya menggunakan ilustrasi berwarna.
    • Terbit mingguan atau bulanan.
    • Contoh: 
      • Majalah Populer : Tempo, Time, National Geographic, Kartini, Hai, Kawanku, Gadis
      • Majalah Ilmiah Populer : Trubus, Flora, Ilmu Komputer, Manajemen
      • Tabloid : Isinya mirip dengan majalah atau surat kabar, namun ukurannya lebih besar dari majalah, dan lebih kecil dari surat kabar, dan kertasnya banyak yang menggunakan kertas koran. Contoh : Nova, Wanita Indonesia, Bintang Indonesia, Bola, Gol, Agrobis
            b) Warta atau Newsletter
    • Publikasi singkat dari organisasi yang bertujuan memberikan informasi kepada anggota atau komunitas tertentu.
    • Banyak diterbitkan untuk menyebarluaskan kegiatan dari suatu instansi.
    • Berita yang dimuat berupa topik penelitian dari sebuah instansi, adanya seminar yang akan dan sudah dilaksanakan suatu instansi, kegiatna kunjungan ke instansi lain, dan lainnya.

            c) Jurnal Ilmiah (Scholarly Journal)

    • Terbitan akademik yang berisi artikel hasil penelitian atau kajian dalam bidang tertentu.
    • Ditujukan untuk komunitas akademik dan profesional.
    • Contoh: Jurnal Pendidikan Indonesia, Nature, Jurnal Pustakawan Indonesia.

            d) Buletin (Bulletin)

    • Publikasi organisasi atau lembaga yang berisi informasi tentang berita-berita,  kegiatan atau laporan perkembangan.
    • Contoh: Buletin Perpustakaan Nasional RI, Buletin Penelitian Kegiatan.
2.Publikasi yang diterbitkan secara berkelanjutan, tetapi tidak diterbitkan menurut kala waktu tertentu.

            Seri Buku (Book Series)

    • Sekumpulan buku yang diterbitkan secara berurutan dengan tema atau subjek yang sama.
    • Contoh: Seri buku Harry Potter, Seri Matematika Untuk Universitas

3. Proceedings dan Laporan Tahunan (Annual Report)
  • Proceeding : Kumpulan makalah atau presentasi dari konferensi, seminar, atau simposium yang diterbitkan secara berkala. Contoh: Proceedings of the National Academy of Sciences.
  • Laporan Tahunan : Terbitan berkala yang diterbitkan setiap tahun oleh lembaga atau perusahaan. Berisi laporan kinerja, keuangan, dan pencapaian tahunan.

Manfaat Terbitan Berseri di Perpustakaan

  1. Menyediakan Informasi Terkini: Memberikan pembaruan terbaru dalam berbagai bidang.
  2. Melengkapi Koleksi: Menambah variasi sumber informasi di perpustakaan.
  3. Sumber Penelitian: Terbitan berseri ilmiah mendukung kebutuhan akademik dan riset.
  4. Peningkatan Literasi: Membantu pembaca tetap terhubung dengan perkembangan informasi.

Langkah-Langkah Pengadaan Terbitan Berseri

1. Identifikasi Kebutuhan

  • Survei Kebutuhan Pengguna: Lakukan survei untuk mengetahui jenis terbitan berseri yang paling dibutuhkan.
  • Prioritas Subjek: Pilih subjek atau tema yang relevan dengan fokus perpustakaan.

2. Sumber Pengadaan

  • Langganan Langsung ke Penerbit: Perpustakaan dapat langsung berlangganan kepada penerbit.
  • Melalui Agen atau Distributor: Menggunakan agen untuk mempermudah proses administrasi dan pengiriman.
  • Donasi atau Pertukaran: Mendapatkan terbitan berseri dari mitra atau donatur.

3. Proses Pemilihan Terbitan

  • Evaluasi Kualitas: Periksa reputasi penerbit, relevansi subjek, dan kualitas konten.
  • Anggaran: Pastikan pemilihan terbitan sesuai dengan alokasi anggaran.

4. Pengelolaan Langganan

  • Kontrak Langganan: Buat kontrak dengan penerbit atau agen untuk memastikan kelancaran pengiriman.
  • Pembayaran: Lakukan pembayaran sesuai jadwal yang disepakati.

5. Penerimaan dan Pengolahan

  • Pengecekan Fisik: Verifikasi jumlah dan kondisi terbitan berseri yang diterima.
  • Pengatalogan: Masukkan metadata ke dalam sistem katalog perpustakaan.
  • Penyimpanan: Simpan di rak yang sesuai dengan label dan urutan penomoran.

6. Pemeliharaan Koleksi

  • Perawatan Fisik: Lindungi terbitan berseri dari kerusakan dengan laminasi atau penutup plastik.
  • Digitalisasi: Untuk terbitan lama, lakukan digitalisasi agar tetap dapat diakses.

7. Evaluasi Langganan

  • Relevansi: Lakukan evaluasi berkala untuk memastikan koleksi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.
  • Tingkat Penggunaan: Hentikan langganan untuk terbitan yang jarang digunakan.

Tantangan dalam Pengadaan Terbitan Berseri

  1. Anggaran Terbatas: Beberapa terbitan berseri memiliki biaya langganan yang cukup tinggi.
  2. Pengiriman Terlambat: Terbitan internasional sering menghadapi kendala pengiriman.
  3. Kerusakan Fisik: Terbitan cetak rentan terhadap kerusakan, terutama jika sering digunakan.
  4. Pengelolaan Digital: Membutuhkan infrastruktur dan pelatihan khusus untuk mengelola akses digital.

Digitalisasi dan Masa Depan Terbitan Berseri

Dengan berkembangnya teknologi, banyak terbitan berseri kini tersedia dalam bentuk digital. Jurnal elektronik (e-journal), e-magazine, dan e-newspaper menjadi pilihan yang semakin populer di kalangan perpustakaan modern.

Keunggulan Terbitan Berseri Digital:

  1. Aksesibilitas Global: Dapat diakses kapan saja melalui internet.
  2. Efisiensi Ruang: Tidak membutuhkan ruang fisik untuk penyimpanan.
  3. Interaktivitas: Memungkinkan pengguna untuk mencari kata kunci tertentu dengan cepat.

Namun, digitalisasi juga memerlukan perhatian terhadap aspek keamanan data, lisensi, dan pelatihan pengguna.


Terbitan berseri merupakan koleksi penting yang memberikan informasi terkini dan relevan dalam berbagai bidang. Untuk mengelolanya secara efektif, perpustakaan perlu memahami jenis, manfaat, dan langkah-langkah pengadaannya. Dengan perpaduan antara koleksi cetak dan digital, perpustakaan dapat memastikan layanan yang optimal kepada penggunanya.



Daftar Referensi

  1. Evans, G. E., & Saponaro, M. Z. (2012). Developing Library and Information Center Collections. Santa Barbara: Libraries Unlimited.
  2. Sulistyo-Basuki, L. (1993). Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia.
  3. Perpustakaan Nasional RI. Pedoman Pengadaan Bahan Pustaka Berseri.
  4. Johnson, P. (2018). Fundamentals of Collection Development and Management. Chicago: ALA Editions.
  5. UNESCO. (2021). Libraries and Access to Periodicals in the Digital Era.
Back To Top