Pengertian, Contoh, dan Cara Pengelolaan Terbitan Berseri di Perpustakaan Sekolah, Umum, Khusus, dan Jenis Perpustakaan Lainnya
Terbitan berseri merupakan salah satu jenis bahan pustaka yang memiliki peran sangat penting dalam dunia perpustakaan, namun sering kali menjadi topik yang dianggap rumit oleh mahasiswa Ilmu Perpustakaan maupun pustakawan pemula. Setiap menjelang semester baru, topik tentang terbitan berseri kembali banyak dicari karena berkaitan langsung dengan mata kuliah pengolahan bahan pustaka, manajemen koleksi, katalogisasi, hingga layanan informasi.
Berbeda dengan buku teks atau monograf, terbitan berseri memiliki karakteristik khusus: diterbitkan secara berkelanjutan, memiliki nomor atau penanggalan, dan tidak diketahui kapan akan berakhir. Karakteristik inilah yang membuat pengelolaan terbitan berseri membutuhkan perhatian, ketelitian, serta pemahaman konsep yang baik.
Artikel ini disusun sebagai panduan lengkap terbitan berseri di perpustakaan, mencakup pengertian, jenis, contoh, serta cara pengelolaannya pada berbagai jenis perpustakaan, mulai dari perpustakaan sekolah, perpustakaan umum, perpustakaan khusus, hingga perpustakaan perguruan tinggi. Gaya penulisan dibuat sistematis, aplikatif, dan mudah dipahami, sehingga relevan sebagai referensi belajar mahasiswa, pustakawan pemula, maupun praktisi perpustakaan.
Pengertian Terbitan Berseri
1. Definisi Terbitan Berseri
Terbitan berseri adalah jenis bahan pustaka yang diterbitkan secara terus-menerus dalam bagian-bagian terpisah, memiliki judul yang sama, dan direncanakan untuk terbit tanpa batas waktu tertentu. Setiap terbitan biasanya memiliki nomor, volume, edisi, atau penanggalan yang berurutan.
Dalam ilmu perpustakaan, terbitan berseri dikenal dengan istilah serials. Jenis terbitan ini berbeda dari buku karena tidak selesai dalam satu terbitan, melainkan berkelanjutan dan berkesinambungan.
Beberapa definisi terbitan berseri menurut para ahli menyebutkan bahwa terbitan berseri mencakup majalah, jurnal, surat kabar, buletin, laporan tahunan, dan publikasi sejenis yang diterbitkan secara periodik maupun tidak teratur.
2. Ciri-ciri Terbitan Berseri
Agar dapat membedakan terbitan berseri dengan bahan pustaka lainnya, berikut ciri-ciri utama terbitan berseri:
Diterbitkan secara berkelanjutan
Memiliki judul yang sama pada setiap terbitan
Menggunakan nomor, volume, atau tanggal terbit
Tidak diketahui kapan penerbitannya berakhir
Setiap terbitan saling berkaitan
Ciri-ciri ini menjadi dasar dalam proses pengolahan dan pengelolaan terbitan berseri di perpustakaan.
Jenis-Jenis Terbitan Berseri
1. Majalah
Majalah merupakan terbitan berseri yang paling umum dijumpai di perpustakaan. Majalah berisi artikel populer, informasi aktual, dan disajikan dengan bahasa yang relatif ringan. Frekuensi terbit majalah bisa mingguan, dua mingguan, atau bulanan.
Contoh majalah di perpustakaan sekolah dan umum antara lain majalah anak, majalah pendidikan, majalah sains populer, dan majalah hobi.
2. Jurnal Ilmiah
Jurnal ilmiah adalah terbitan berseri yang memuat artikel hasil penelitian, kajian ilmiah, dan pemikiran akademik. Jurnal memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sangat dominan di perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan khusus.
Jurnal biasanya diterbitkan secara berkala, seperti dua kali setahun atau empat kali setahun, dan memiliki sistem penelaahan sejawat (peer review).
3. Surat Kabar
Surat kabar atau koran merupakan terbitan berseri yang diterbitkan harian atau mingguan dan memuat berita aktual. Pengelolaan surat kabar di perpustakaan memiliki tantangan tersendiri karena jumlah terbitannya sangat banyak dan usia informasinya relatif singkat.
4. Buletin
Buletin adalah terbitan berseri yang biasanya diterbitkan oleh lembaga atau organisasi tertentu. Isinya berkaitan dengan kegiatan, laporan, atau informasi internal lembaga.
5. Laporan Tahunan dan Seri Statistik
Laporan tahunan dan publikasi statistik juga termasuk dalam kategori terbitan berseri karena diterbitkan secara berkala dan berkesinambungan.
Contoh Terbitan Berseri di Berbagai Jenis Perpustakaan
1. Terbitan Berseri di Perpustakaan Sekolah
Di perpustakaan sekolah, terbitan berseri biasanya berupa majalah anak, majalah pendidikan, buletin sekolah, dan surat kabar. Terbitan ini berfungsi sebagai bahan bacaan penunjang pembelajaran dan pengembangan literasi siswa.
Pengelolaan terbitan berseri di perpustakaan sekolah perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan siswa, serta mendukung kurikulum yang berlaku.
2. Terbitan Berseri di Perpustakaan Umum
Perpustakaan umum memiliki koleksi terbitan berseri yang lebih beragam, mulai dari surat kabar nasional dan lokal, majalah umum, hingga buletin komunitas. Terbitan berseri di perpustakaan umum berperan sebagai sumber informasi aktual bagi masyarakat.
3. Terbitan Berseri di Perpustakaan Perguruan Tinggi
Di perpustakaan perguruan tinggi, jurnal ilmiah menjadi koleksi terbitan berseri utama. Selain jurnal, tersedia pula prosiding seminar, laporan penelitian, dan publikasi akademik lainnya.
4. Terbitan Berseri di Perpustakaan Khusus
Perpustakaan khusus, seperti perpustakaan instansi pemerintah atau lembaga riset, biasanya mengelola terbitan berseri yang bersifat spesifik sesuai bidang lembaga tersebut.
Pengelolaan Terbitan Berseri di Perpustakaan
1. Seleksi dan Pengadaan
Tahap awal pengelolaan terbitan berseri adalah seleksi dan pengadaan. Perpustakaan perlu mempertimbangkan relevansi isi, kebutuhan pemustaka, frekuensi terbit, serta anggaran yang tersedia.
Pengadaan terbitan berseri dapat dilakukan melalui pembelian, langganan, hibah, atau pertukaran.
2. Penerimaan dan Pemeriksaan
Setiap terbitan yang diterima perlu diperiksa kelengkapannya, seperti nomor terbit, tanggal, dan kondisi fisik. Pencatatan penerimaan menjadi langkah penting untuk memastikan kesinambungan koleksi.
3. Pencatatan dan Inventarisasi
Terbitan berseri dicatat dalam buku induk atau sistem otomasi perpustakaan. Pencatatan ini berbeda dengan buku karena bersifat berkelanjutan dan membutuhkan sistem yang rapi.
4. Katalogisasi Terbitan Berseri
Katalogisasi terbitan berseri memerlukan ketelitian tinggi karena melibatkan data judul, nomor ISSN, frekuensi terbit, dan perubahan judul. Kesalahan katalogisasi dapat berdampak pada kesulitan temu kembali informasi.
5. Penyimpanan dan Penjilidan
Terbitan berseri biasanya disimpan berdasarkan urutan waktu atau volume. Beberapa perpustakaan melakukan penjilidan untuk menjaga keawetan dan kerapian koleksi.
6. Layanan Terbitan Berseri
Layanan terbitan berseri dapat berupa layanan baca di tempat, layanan referensi, dan layanan akses digital. Perpustakaan perlu memastikan terbitan berseri mudah diakses oleh pemustaka.
Tantangan dan Solusi Pengelolaan Terbitan Berseri
Pengelolaan terbitan berseri sering menghadapi tantangan seperti keterbatasan ruang, anggaran, serta perubahan format dari cetak ke digital. Oleh karena itu, perpustakaan perlu menerapkan strategi pengelolaan yang adaptif.
Pemanfaatan sistem otomasi, pelatihan pustakawan, serta kebijakan pengelolaan koleksi yang jelas menjadi solusi penting dalam menghadapi tantangan tersebut.
Terbitan berseri merupakan bagian tak terpisahkan dari koleksi perpustakaan. Pemahaman yang baik tentang pengertian, jenis, contoh, dan cara pengelolaannya akan membantu mahasiswa dan pustakawan pemula dalam mengelola koleksi secara profesional.
Dengan pengelolaan terbitan berseri yang tepat, perpustakaan dapat menyediakan informasi yang mutakhir, relevan, dan bermanfaat bagi pemustaka dari berbagai latar belakang.
Daftar Referensi
IFLA. (2018). Guidelines for serials management.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2023). Pedoman pengelolaan terbitan berseri.
Sulistyo-Basuki. (2019). Pengantar ilmu perpustakaan. Jakarta: Gramedia.
American Library Association. (2022). Serials management in libraries.