-->

"Jelajahi perpustakaan: literasi, pengetahuan, dan rekomendasi bacaan tanpa batas!"

Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi ruang tumbuhnya ide, karakter, dan masa depan. Setiap halaman yang dibaca adalah langkah kecil menuju perubahan besar dalam hidup seseorang.

Tren Buku di Wattpad, WebNovel, dan Platform Baca Sosial: Genre, Serialisasi, dan Perilaku Pembaca Digital


Cara masyarakat membaca terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.

Jika dahulu pembaca harus datang ke toko buku atau perpustakaan untuk memperoleh bacaan, sekarang cerita dapat ditemukan melalui telepon pintar hanya dalam beberapa detik.

Perubahan tersebut semakin terlihat melalui kemunculan platform baca sosial atau social reading platform, yaitu layanan digital yang tidak hanya menyediakan bacaan, tetapi juga memungkinkan pembaca berinteraksi dengan penulis dan pembaca lainnya.

Wattpad dan WebNovel merupakan dua contoh platform yang memperlihatkan perubahan tersebut. Pembaca dapat menemukan cerita berdasarkan genre, mengikuti karya berseri, memberikan respons, serta membangun hubungan dengan komunitas pembaca.

Di sisi lain, penulis memperoleh ruang untuk mempublikasikan karya tanpa harus selalu melalui jalur penerbitan konvensional.

Fenomena tersebut menarik karena mengubah hubungan antara penulis, karya, pembaca, dan penerbit.

Penelitian mengenai Wattpad di Indonesia menunjukkan bahwa platform tersebut telah digunakan sebagai media membaca sekaligus menulis, termasuk oleh pengguna muda Indonesia. Muryanti (2021), misalnya, menemukan bahwa Wattpad menjadi salah satu ruang bagi anak muda untuk membaca dan menghasilkan cerita secara digital.

Dengan demikian, platform baca sosial bukan sekadar tempat membaca novel melalui internet. Platform tersebut merupakan bagian dari perubahan budaya literasi digital.

1. Apa Itu Platform Baca Sosial?

Platform baca sosial merupakan layanan digital yang menggabungkan aktivitas membaca dengan interaksi sosial.

Pada buku cetak, hubungan pembaca dengan karya cenderung berlangsung secara individual. Pembaca membuka buku, membaca halaman demi halaman, kemudian menutupnya.

Pada platform baca sosial, pengalaman tersebut dapat menjadi lebih interaktif.

Pembaca dapat:

  • memberikan komentar;
  • memberikan respons atau voting;
  • mengikuti penulis;
  • menyimpan cerita;
  • membagikan cerita;
  • mengikuti perkembangan bab baru;
  • berdiskusi dengan pembaca lain.

Sementara itu, penulis dapat:

  • menerbitkan cerita secara bertahap;
  • melihat respons pembaca;
  • memperoleh masukan;
  • membangun komunitas;
  • mengembangkan pembaca;
  • dan pada platform tertentu memperoleh peluang monetisasi.

WebNovel, misalnya, secara resmi memosisikan dirinya sebagai platform untuk membaca sekaligus menulis cerita. Situs tersebut menyediakan cerita orisinal, fanfiction, sistem komunitas, ranking, serta fasilitas bagi penulis untuk memonetisasi karya.

Inilah yang membedakannya dari perpustakaan digital konvensional.

Perpustakaan digital berfokus pada akses terhadap koleksi, sedangkan social reading menambahkan unsur komunitas dan interaksi pengguna.

2. Wattpad dan WebNovel: Mengapa Banyak Dibicarakan?

Wattpad menjadi salah satu platform yang dikenal luas karena memungkinkan pengguna membaca dan menulis cerita dalam satu lingkungan digital.

Di Indonesia, Wattpad juga telah menjadi objek penelitian dalam konteks perubahan kebiasaan membaca dan menulis generasi muda.

Penelitian Rosyadah menunjukkan bahwa Wattpad dan platform menulis digital lainnya dapat menghubungkan pembaca, penulis, dan penerbit serta berperan dalam produksi dan konsumsi novel populer Indonesia.

Sementara itu, WebNovel memiliki karakteristik yang cukup kuat pada novel berseri, terutama cerita fantasi, aksi, petualangan, cultivation, system, reincarnation, dan berbagai subgenre populer lainnya.

Pada halaman WebNovel saat ini, kategori dan tag yang ditampilkan mencakup antara lain action, adventure, romance, system, reincarnation, magic, comedy, mystery, superpowers, survival, transmigration, cultivation, villain, dan tragedy.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pembaca platform digital tidak hanya mencari satu jenis cerita.

Mereka memiliki minat yang sangat beragam.

3. Genre Apa yang Banyak Menarik Pembaca?

Tidak tepat mengatakan bahwa hanya ada satu genre yang paling populer di semua platform.

Setiap platform memiliki karakteristik pengguna, sistem rekomendasi, dan budaya komunitas yang berbeda.

Namun, beberapa pola genre memang sering terlihat.

Romance

Romance merupakan salah satu genre yang kuat dalam ekosistem cerita digital.

Cerita tentang hubungan, persahabatan, konflik emosional, keluarga, dan kehidupan remaja mudah dikembangkan dalam bentuk serial karena setiap bab dapat menghadirkan perkembangan hubungan antartokoh.

Penelitian mengenai budaya Wattpad di Indonesia yang diterbitkan pada 2025 juga secara khusus membahas kuatnya narasi romance dalam budaya Wattpad dan kaitannya dengan perubahan praktik membaca serta menulis anak muda.

Fantasy

Fantasy juga memiliki ruang besar dalam platform cerita digital.

Cerita tentang dunia lain, kekuatan khusus, kerajaan, sihir, monster, dan petualangan memberikan peluang bagi penulis untuk membangun dunia cerita secara bertahap.

Pada WebNovel, daftar ranking yang tampil saat ini memperlihatkan banyak judul dengan label Fantasy, Urban, Games, dan Eastern, yang menunjukkan kuatnya keberadaan genre tersebut di platform.

Romance-Fantasy atau Romantasy

Perpaduan romance dan fantasy menjadi menarik karena menggabungkan konflik hubungan dengan dunia imajinatif.

Misalnya:

seorang tokoh perempuan memasuki kerajaan misterius dan harus bekerja sama dengan seorang pangeran yang awalnya menjadi lawannya.

Pola seperti ini memberikan dua daya tarik sekaligus: hubungan antartokoh dan perkembangan dunia cerita.

Fanfiction

Fanfiction juga merupakan bagian penting dalam budaya baca sosial.

Penulis membuat cerita menggunakan karakter, dunia, atau inspirasi dari karya yang sudah dikenal.

Namun, fanfiction perlu dipahami dalam konteks hak cipta dan aturan masing-masing platform.

WebNovel sendiri masih menampilkan kategori dan tag fanfiction yang terkait dengan berbagai karya populer seperti anime, film, gim, dan komik.

4. Mengapa Cerita Berseri Sangat Cocok untuk Platform Digital?

Salah satu karakteristik utama platform baca sosial adalah serialisasi.

Novel tidak selalu langsung diterbitkan secara lengkap.

Penulis dapat menerbitkan:

Bab 1 → Bab 2 → Bab 3 → Bab 4 → dan seterusnya.

Model tersebut menciptakan pola konsumsi yang berbeda dibandingkan membaca novel cetak.

Pembaca yang tertarik dengan cerita akan kembali ketika bab baru diterbitkan.

Di sinilah muncul konsep reading habit atau kebiasaan membaca.

Pembaca mungkin memiliki jadwal sendiri:

“Setiap malam saya membaca bab terbaru.”

Atau:

“Saya menunggu update novel favorit setiap minggu.”

Serialisasi juga memungkinkan penulis memperoleh umpan balik lebih cepat.

Jika pembaca memberikan banyak respons terhadap suatu karakter, penulis dapat mengetahui bahwa karakter tersebut menarik perhatian.

Namun, penulis tetap perlu berhati-hati.

Komentar pembaca bukan berarti seluruh keputusan cerita harus mengikuti keinginan mayoritas.

Penulis tetap membutuhkan visi, struktur cerita, dan konsistensi karakter.

5. Komentar Mengubah Pengalaman Membaca

Pada buku cetak, pembaca biasanya tidak dapat memberikan komentar langsung pada halaman yang sedang dibaca.

Pada platform baca sosial, situasinya berbeda.

Pembaca dapat memberikan tanggapan ketika cerita masih berjalan.

Interaksi tersebut menciptakan bentuk membaca yang lebih partisipatif.

Penelitian Zhang, Wang, dan Jin (2025) terhadap 2.347 siswa sekolah menengah menunjukkan adanya hubungan antara literasi membaca digital, motivasi membaca sosial, dan perilaku social reading. Studi tersebut menunjukkan bahwa literasi membaca digital memiliki peran penting dalam membentuk perilaku membaca sosial.

Temuan tersebut penting karena menunjukkan bahwa membaca digital bukan hanya persoalan kemampuan memahami teks.

Pembaca juga membutuhkan kemampuan untuk:

  • memilih bacaan;
  • menilai informasi;
  • memahami konteks;
  • berinteraksi secara bertanggung jawab;
  • mengendalikan kebiasaan membaca;
  • dan mengevaluasi kualitas konten.

Dengan kata lain, semakin digital lingkungan membaca, semakin penting literasi digital pembacanya.

6. Popularitas Tidak Selalu Sama dengan Kualitas

Ini merupakan hal penting yang perlu dipahami ketika membicarakan “buku populer” di platform baca sosial.

Sebuah cerita dapat memiliki:

  • jutaan pembacaan;
  • ribuan komentar;
  • banyak pengikut;
  • ranking tinggi;

tetapi angka tersebut tidak otomatis menunjukkan bahwa karya tersebut memiliki kualitas sastra terbaik.

Popularitas merupakan indikator ketertarikan pembaca, bukan satu-satunya indikator mutu.

Karena itu, pembaca tetap perlu mempertimbangkan:

  • kualitas bahasa;
  • struktur cerita;
  • kedalaman karakter;
  • orisinalitas;
  • konsistensi;
  • kesesuaian usia;
  • serta keamanan konten.

Hal tersebut semakin penting bagi guru, orang tua, dan pustakawan yang ingin mengenalkan platform baca digital kepada siswa.

Bacaan yang viral belum tentu bacaan yang sesuai untuk anak.

7. Sistem Ranking Membentuk Perilaku Pembaca

Platform digital menggunakan berbagai bentuk ranking, rekomendasi, tag, dan daftar populer untuk membantu pembaca menemukan cerita.

Pada WebNovel, misalnya, terdapat beberapa kategori ranking seperti Power Ranking, Collection Ranking, New, serta daftar fanfiction.

Sistem tersebut memberikan keuntungan.

Pembaca tidak harus mencari secara manual dari ribuan judul.

Namun, ada konsekuensi lain.

Jika pembaca terus mendapatkan cerita yang memiliki pola serupa, mereka mungkin semakin jarang menemukan karya dari genre atau gaya yang berbeda.

Karena itu, pembaca sebaiknya tidak hanya membaca cerita yang muncul di halaman rekomendasi.

Sesekali, cobalah mencari berdasarkan:

  • genre baru;
  • penulis baru;
  • tema lokal;
  • sastra;
  • cerita pendek;
  • nonfiksi;
  • atau karya dari budaya yang berbeda.

Dengan cara tersebut, algoritma tidak sepenuhnya menentukan apa yang kita baca.

8. Dari Membaca Menjadi Menulis

Keunggulan lain platform baca sosial adalah kesempatan bagi pembaca untuk berubah menjadi penulis.

Seseorang yang awalnya hanya membaca cerita dapat mulai bertanya:

“Bagaimana kalau saya membuat cerita sendiri?”

Platform seperti WebNovel secara eksplisit menyediakan jalur bagi pengguna untuk menjadi penulis dan memonetisasi karya.

Dalam konteks pendidikan, fenomena ini sebenarnya menarik.

Guru Bahasa Indonesia dapat memanfaatkannya sebagai inspirasi untuk mengajarkan:

  • membuat tokoh;
  • membangun konflik;
  • menulis dialog;
  • menyusun alur;
  • membuat sinopsis;
  • menulis cerita berseri;
  • melakukan penyuntingan;
  • dan memberikan umpan balik.

Namun, kegiatan tersebut tidak harus langsung menggunakan platform publik.

Sekolah dapat membuat simulasi platform baca sosial menggunakan blog sekolah, LMS, atau dokumen digital.

Siswa menulis cerita.

Teman membaca.

Kemudian memberikan komentar yang sopan dan konstruktif.

Dengan demikian, teknologi digunakan untuk memperkuat keterampilan membaca dan menulis.

9. Bagaimana Platform Baca Sosial Menghasilkan Pendapatan?

Tidak semua platform menggunakan model bisnis yang sama.

Namun, beberapa pola yang umum antara lain:

Model gratis

Pembaca dapat membaca sebagian atau seluruh konten tanpa membayar.

Iklan

Platform memperoleh pendapatan dari iklan yang ditampilkan kepada pengguna.

Koin atau pembelian digital

Pembaca membeli mata uang digital untuk membuka konten tertentu.

WebNovel, misalnya, menggunakan sistem Coins sebagai mata uang digital dan menyediakan mekanisme pembelian serta penggunaan koin untuk konten tertentu.

Keanggotaan

Pengguna dapat memperoleh manfaat tertentu melalui paket berlangganan.

Dukungan terhadap penulis

Platform tertentu memungkinkan pembaca memberikan hadiah atau bentuk dukungan kepada penulis.

WebNovel juga menjelaskan mekanisme gifts dan contribution yang berkaitan dengan dukungan pembaca terhadap sebuah buku.

Model tersebut membuat platform baca sosial tidak hanya menjadi tempat publikasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekonomi kreator digital.

10. Peluang bagi Penulis Indonesia

Bagi penulis Indonesia, platform digital memberikan peluang yang cukup menarik.

Penulis tidak selalu harus menunggu naskah diterima penerbit untuk mulai membangun pembaca.

Mereka dapat:

  1. menulis cerita;
  2. menerbitkan secara bertahap;
  3. membangun komunitas;
  4. menerima masukan;
  5. memperbaiki karya;
  6. mengembangkan pembaca;
  7. kemudian mempertimbangkan peluang penerbitan atau adaptasi.

Fenomena ini bukan sepenuhnya baru di Indonesia.

Penelitian Rosyadah mengenai Wattpad dan Gramedia Writing Project menunjukkan bagaimana platform digital dapat mempertemukan pembaca, penulis, dan penerbit dalam produksi serta konsumsi novel populer Indonesia.

Karena itu, platform baca sosial dapat dilihat sebagai salah satu ruang eksperimen kepenulisan.

11. Tantangan Hak Cipta dan Plagiarisme

Kemudahan publikasi juga membawa risiko.

Siapa pun dapat mengunggah tulisan.

Namun, kemudahan tersebut juga berarti karya dapat:

  • disalin;
  • diunggah ulang;
  • diterjemahkan tanpa izin;
  • digunakan sebagai bahan konten lain;
  • atau dimanfaatkan tanpa mencantumkan pencipta.

Karena itu, penulis perlu memahami hak kekayaan intelektual.

Pembaca juga perlu memahami bahwa konten yang tersedia gratis di internet tidak otomatis bebas digunakan kembali.

Khusus fanfiction, persoalannya menjadi lebih kompleks karena menggunakan unsur dari karya yang sudah memiliki pemegang hak.

Karena itu, setiap platform memiliki aturan tersendiri yang perlu dibaca sebelum mengunggah karya.

12. Bagaimana dengan Penggunaan AI dalam Menulis Novel?

AI semakin mudah digunakan untuk membantu proses kreatif.

Penulis dapat menggunakan AI untuk:

  • mencari ide;
  • melakukan brainstorming;
  • membuat kerangka;
  • mengembangkan karakter;
  • mencari alternatif judul;
  • atau membantu penyuntingan bahasa.

Namun, AI sebaiknya diposisikan sebagai alat bantu, bukan pengganti kreativitas dan tanggung jawab penulis.

Penulis tetap perlu memastikan:

  • cerita memiliki orisinalitas;
  • tidak menyalin karya orang lain;
  • fakta yang digunakan diperiksa;
  • karakter dan alur dikembangkan secara bertanggung jawab;
  • serta mengikuti kebijakan platform.

Persoalan AI juga semakin relevan karena platform digital bergantung pada konten buatan pengguna.

Jika produksi konten menjadi sangat cepat, tantangan berikutnya adalah bagaimana membedakan konten yang benar-benar memiliki nilai kreatif dengan konten yang hanya diproduksi secara massal.

13. Dampaknya terhadap Literasi Digital

Platform baca sosial memiliki dua sisi.

Di satu sisi, platform dapat:

  • meningkatkan akses terhadap bacaan;
  • mendorong kebiasaan membaca;
  • memberi ruang menulis;
  • mempertemukan pembaca dan penulis;
  • serta menciptakan komunitas.

Di sisi lain, pengguna dapat menghadapi:

  • konten yang tidak sesuai usia;
  • informasi yang tidak terverifikasi;
  • bahasa yang kurang baik;
  • kecanduan membaca secara berlebihan;
  • interaksi negatif;
  • dan masalah hak cipta.

Karena itu, penggunaan platform baca sosial perlu diiringi literasi digital.

Anak dan remaja perlu belajar bahwa menjadi pembaca digital bukan sekadar mampu membuka aplikasi.

Mereka harus mampu memilih, memahami, menilai, dan menggunakan informasi secara bertanggung jawab.

Hal ini sejalan dengan temuan Zhang et al. (2025) yang menunjukkan pentingnya literasi membaca digital dalam membentuk perilaku social reading.

14. Apakah Wattpad dan WebNovel Bisa Dimanfaatkan untuk Pendidikan?

Bisa, tetapi harus dilakukan dengan selektif.

Guru Bahasa Indonesia dapat mengambil konsep serial storytelling untuk pembelajaran menulis.

Misalnya:

Proyek “Novel Mini Berseri”

Minggu pertama:

Menentukan ide cerita

Minggu kedua:

Membuat tokoh dan latar

Minggu ketiga:

Menulis bagian awal

Minggu keempat:

Menulis konflik

Minggu kelima:

Menyelesaikan cerita

Minggu keenam:

Menyunting dan mempublikasikan

Teman sekelas kemudian memberikan komentar.

Dengan kegiatan seperti ini, siswa belajar bahwa menulis bukan sekadar menghasilkan satu tugas.

Menulis merupakan proses:

merencanakan → menulis → membaca ulang → menerima masukan → memperbaiki → menerbitkan.

Penelitian di Indonesia juga menunjukkan adanya kajian mengenai pemanfaatan Wattpad dalam pembelajaran sastra dan keterampilan membaca-menulis. Chodiyah et al. (2024), misalnya, membahas peran Wattpad dalam pembelajaran sastra dan keterampilan membaca serta menulis.

15. Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua dan Guru?

Platform baca sosial tidak sebaiknya diberikan kepada anak tanpa pendampingan.

Orang tua dan guru perlu memperhatikan:

1. Usia pembaca

Tidak semua cerita ditujukan untuk anak.

2. Isi cerita

Periksa tema, bahasa, kekerasan, seksual, dan konten sensitif lainnya.

3. Durasi penggunaan

Membaca digital tetap perlu diimbangi dengan aktivitas lain.

4. Interaksi sosial

Anak perlu memahami etika berkomentar dan berkomunikasi di ruang digital.

5. Privasi

Jangan membagikan data pribadi secara sembarangan.

6. Hak cipta

Ajarkan bahwa karya orang lain harus dihargai.

Dengan demikian, penggunaan platform baca sosial dapat menjadi bagian dari pendidikan literasi digital yang lebih sehat.

Kesimpulan: Platform Baca Sosial Mengubah Cara Kita Membaca dan Menulis

Wattpad, WebNovel, dan platform baca sosial lainnya menunjukkan bahwa budaya membaca telah berkembang dari aktivitas yang relatif individual menjadi aktivitas yang dapat melibatkan komunitas, teknologi, algoritma, dan ekonomi kreator.

Tren genre menunjukkan kuatnya cerita seperti romance, fantasy, action, adventure, fanfiction, dan berbagai genre hibrida. Namun, popularitas setiap genre dapat berubah mengikuti karakteristik platform dan preferensi pengguna.

Format serial menjadi salah satu kekuatan utama karena memungkinkan penulis menerbitkan cerita secara bertahap dan pembaca mengikuti perkembangan cerita dari waktu ke waktu.

Interaksi melalui komentar, voting, ranking, dan komunitas juga menjadikan membaca lebih partisipatif.

Namun, perkembangan tersebut tidak boleh membuat kita melupakan kualitas.

Cerita yang paling banyak dibaca belum tentu merupakan cerita yang paling berkualitas.

Pembaca tetap membutuhkan kemampuan untuk memilih bacaan, menilai isi, memahami hak cipta, menjaga etika digital, dan mengatur kebiasaan membaca.

Bagi dunia pendidikan, fenomena social reading justru dapat menjadi peluang.

Guru dapat memanfaatkan konsep cerita berseri untuk mengembangkan keterampilan menulis. Pustakawan dapat mengenalkan literasi digital. Orang tua dapat mendampingi anak memilih bacaan yang sesuai.

Pada akhirnya, teknologi bukanlah pengganti budaya membaca.

Teknologi hanyalah salah satu media baru yang dapat digunakan untuk memperluas budaya membaca.

Tantangannya adalah bagaimana memastikan bahwa kemudahan mengakses jutaan cerita juga diikuti dengan kemampuan untuk memilih bacaan yang bermutu, membaca secara kritis, dan menciptakan karya secara bertanggung jawab.




Referensi

Chodiyah, A., Pairin, U., & Indarti, T. (2024). Peran Wattpad dalam meningkatkan keterampilan membaca dan menulis pada pembelajaran sastra. Indonesia Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 244. https://doi.org/10.59562/indonesia.v5i2.61354.

Muryanti. (2021). Wattpad as the reading story style on social media among Indonesian urban Muslim youth. Profetik Jurnal Komunikasi, 14(1), 95–112. https://doi.org/10.14421/pjk.v14i1.1923.

Rosyadah, N. (2017). Pengaruh kapital sosial dalam novel populer Indonesia: Studi kasus Wattpad dan Gramedia Writing Project. International Conference on Language, Literature and Art (IC-CALL 2017).

Wattpad. (n.d.). Wattpad. Wattpad.

WebNovel. (n.d.). WebNovel: Read your adventures. WebNovel.

WebNovel. (n.d.). Book of Answers: Coins. WebNovel.

Zhang, W., Wang, Y., & Jin, L. (2025). Digital reading literacy, social reading motivation and social reading behavior of middle school students—An analysis based on the mediating effect model. Frontiers in Human Dynamics, 7, 1623865. https://doi.org/10.3389/fhumd.2025.1623865

Labels: digital

Thanks for reading Tren Buku di Wattpad, WebNovel, dan Platform Baca Sosial: Genre, Serialisasi, dan Perilaku Pembaca Digital. Please share...!

0 Komentar untuk "Tren Buku di Wattpad, WebNovel, dan Platform Baca Sosial: Genre, Serialisasi, dan Perilaku Pembaca Digital"

Back To Top