Jumat, 17 Mei 2013

PERPUSTAKAAN SEKOLAH

PENGERTIAN
Pengertian perpustakaan sekolah meliputi perpustakaan yang berada di sekolah dasar, sekolah lanjutan tingkat pertama dan di sekolah lanjutan tingkat atas. Di masing-masing tingkatan sekolah ini makna perpustakaan dapat sama, tetapi tujuan dan programnya bisa berbeda. Misalnya di sekolah dasar, tujuan dan program perpustakaan akan lebih diarahkan untuk membantu siswa belajar membaca dan mengenal berbagai macam buku sehingga bangkit minatnya untuk mencintai buku.
Di sekolah menengah, siswa dianggap sudah dapat membaca, tetapi kemampuan dan keterampilan membaca buku dalam berbagai cabang ilmu harus mulai dikenalkan dan dibina.
Perpustakaan yang ada disekolah itu dikelola dan digunakansepenuhnya bagi kepentingan guru dalam mengajar dan siswa dalam belajar. Istilah dikelola dan digunakan sepenuhnya mengandung maknabahwa buku-buku tersebut harus dipilih melalui prosedur tertentu, diolah melalui pengkatalogan dan pengklasifikasian, dan disajikan bagi pemenuhan kebutuhan guru dan siswa. Perpustakaan sekolah harus dapat dirasakan pengaruhnya oleh para guru dan siswa bagi pengembangan pribadi maupun intelektualnya.
Perpustakaan tidak cukup hanya dikelola dengan baik, informasi yang tersedia di perpustakaan juga harus dikomunikasikan. Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, para guru, dan juga siswa, semua perlu diberi tahu informasi apa yang tersedia di perpustakaan.  Sebab perpustakaan sebenarnya tidak hanya sekedar mengelola koleksi buku secara fisik, melainkan mengelola informasi yang penting untuk belajar siswa.

FUNGSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH
Fungsi perpustakaan yang dikaitkan dengan berbagai kegiatan dalam pelayanan yang secara tradisional telah dikerjakan oleh perpustakaan meliputi :


  • Pusat Layanan Bahan Pustaka
Fungsi pertama perpustakaan sekolah ialah menjadi pusat layanan bahan-bahan pustaka bagi siswa dan guru. Layanan kepada siswa dapat bermacam-macam, tergantung dari tingkat usia dan pendidikan mereka. Namun, karena siswa pada tingkat pendidikan dasar pada umumnya masih sangat perlu diberi banyak motivasi untuk senang membaca, maka pemberian layanan yang berupa penyediaan berbagai bahan bacaan yang merangsang minat baca mereka sangat diutamakan. Bahan-bahan bacaan yang dimaksud disini bukan buku-buku pelajaran atau buku-buku yang diharuskan oleh guru untuk dibaca, melainkan bahan-bahan bacaan yang dapat menarik minat mereka untuk menyentuhnya dan kemudian membacanya.
Adanya kerjasama antara guru dan pustakawan akan sangat membantu dalam mengarahkan atau menunjukkan bahan-bahan pustaka yang baik dan perlu dibaca oleh setiap siswa. Seyogyanya keinginan membaca dan belajar murid-murid tersebut terus diikuti dan dikembangkan dengan cara menyediakan bahan-bahan pustaka yang cukup bervariasi. Koleksi yang beranekaragam akan sangat memperkaya pengalaman batin dan intelektual siswa.

  • Bimbingan Membaca
Fungsi kedua dalam kegiatan pelayanan perpustakaan sekolah ialah memberi bimbingan membaca. Dalam kaitannya dengan membaca, terdapat dua macam pendekatan, yaitu bimbingan langsung dan tidak langsung. Dalam bimbingan tak langsung , guru dan pustakawan tidak perlu berhadapan langsung dengan siswa melainkan dengan cara menyediakan suasana belajar yang mendukung sehingga siswa dapat melakukan pemecahan masalahnya dengan bergaul dan berinteraksi dengan teman-teman didalam kelompoknya.
Bimbingan dengan pendekatan langsung berarti guru dan pustakawan harus sering berhadapan dengan siswa, apakah secara individu atau secara kelompok. Dengan bimbingan yang benar siswa akan mendapatkan kemajuan di dalam berbagai tingkatan keterampilan membaca.

  • Faktor Pengikat
Fungsi perpustakaan sekolah yang lain yang cukup penting ialah sebagai pengikat pengalaman belajar siswa selama di sekolah. Membaca di perpustakaan merupakan kegiatan yang nyata untuk menambah apa yang tidak diperoleh di dalam kelas, sedangkan membaca di kelas dalam pelajaran membaca sifatnya sangat semu. Dengan membaca di perpustakaan, anak akan mengetahui bahwa pengetahuan tidak terbatas di dalam buku-buku pelajaran saja. Ia bahkan akan memperoleh keterampilan-keterampilan baru untuk memilih dan mengevaluasi buku, karena memang sumber pustakanya banyak. Pengalaman yang diperolehnya selama membaca di perpustakaan inilah yang akan memberikan pengaruh yang besar sekali terhadap kemampuan intelektual, keluasan pandangan, dan kekuatan pribadinya.

0 Comments:

Posting Komentar